Kemendag bisa Terbitkan Satu Izin Impor Daging Sapi Brasil Pekan Depan

Penulis: Rizky Alika

Editor: Happy Fajrian

17/10/2019, 13.34 WIB

Izin impor daging sapi Brazil ini untuk PT Berdikari, diperkirakan bisa terbit pekan depan jika seluruh dokumen lengkap.

kementerian perdagangan, kemendag, impor daging, impor daging sapi brazil
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Seorang pedagang daging sapi menimbang dagangannya di Pasar Minggu, Jakarta (14/10/2019). Kemendag bisa menerbitkan izin impor daging sapi Brazil untuk PT Berdikari pekan depan jika seluruh dokumen persyaratan telah dilengkapi.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkirakan satu izin impor daging sapi akan keluar pada pekan depan. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan, pihaknya telah menerima rekomendasi impor dari Kementerian Pertanian.

Rekomendasi impor tersebut ialah milik PT Berdikari (Persero). Proses pengecekan rekomendasi diperkirakan berlangsung selama lima hari. "Kalau dokumennya lengkap, perizinan impor bisa diberikan pekan depan," kata dia di sela-sela Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (17/10).

Menurutnya, pemeriksaan dokumen dilakukan melalui sistem layanan elektronik, yaitu Inatrade. Bila dokumen tidak lengkap, sistem akan menolak permohonan izin impor tersebut. Dengan demikian, pengajuan izin impor perlu diulangi kembali dengan melampirkan dokumen secara lengkap.

Selain Berdikari, pemerintah juga menugaskan Perum Bulog dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) untuk mengimpor daging sapi Brasil tahun ini. Namun, Wisnu mengatakan Kemendag belum menerima rekomendasi impor milik Perum Bulog dan PT PPI.

(Baca: Impor Daging Sapi Brasil Masih Tunggu Rekomendasi Kementan)

Kendati demikian, ia pun mengatakan bahwa impor daging sapi dari Negeri Samba tersebut tidak akan molor hingga 2020. Hal ini sesuai dengan hasil rapat koordinasi terbatas dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Sebagaimana diketahui, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memperkirakan impor daging sapi akan mundur dari penugasan tahun ini. Sebab, ia belum menerima surat penugasan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), rekomendasi dari Kementerian Pertanian, dan surat persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan. Terlebih lagi, proses pengiriman daging dari Brasil membutuhkan waktu 47 hari.

Secara total, pemerintah bakal mendatangkan 50 ribu ton daging sapi dari Brasil hingga akhir tahun melalui tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditunjuk yaitu Perum Bulog, PT Berdikari dan PT PPI.

Alokasi daging impor terbesar akan dikantongi Perum Bulog dengan kuota sebanyak 30 ribu ton, diikuti perseroan dan PPI masing-masing 10 ribu ton. Impor daging sapi itu dilakukan dalam rangka mencari sumber pasokan baru selain dari Australia.

(Baca: Bulog Sebut Impor Daging Sapi Brasil Mundur ke Tahun Depan)

Reporter: Rizky Alika

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan