SKK Migas: Realisasi Investasi Hulu Migas Tahun Ini Hanya Rp 168,95 T

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Ratna Iskana

13/11/2019, 14.20 WIB

Hingga akhir tahun, SKK Migas memproyeksi investasi hulu migas hanya Rp 168,95 triliun atau 81,13% dari target US$ 14,79 miliar setara Rp 206,98 triliun.

skk migas, investasi, migas
Arief Kamaludin | Katadata
Ilustrasi, logo SKK Migas. SKK Migas memproyeksi investasi hulu migas hingga akhir tahun tidak akan mencapai target.

Kepala Satuan Kerja Khsusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas Dwi Soetjipto menyatakan investasi hulu migas tahun ini tak akan mencapai target. Berdasarkan hitungan internal SKK Migas, investasi hingga akhir 2019 hanya sebesar US$ 12 miliar atau setara 168,95 triliun. 

Angka tersebut cuma mencapai 81,13% dari target tahun ini sebesar US$ 14,79 miliar atau setara Rp 206,98 triliun. Sedangkan realisasi investasi hingga akhir September baru mencapai US$ 8,4 miliar atau setara Rp 118,28 triliun.

Dwi beralasan target tahun ini sulit dicapai karena minimnya kegiatan operasi migas pada awal tahun. "Kira-kira dua sampai tiga bulan di awal tahun belum ada apa-apa," ujar Dwi di Jakarta pada Rabu (13/11).

Untuk itu, dia ingin proses rencana kerja dan anggaran (Work Plan and Budgeting) untuk tahun depan bisa segera rampung. Sehingga aktifitas terkait hulu migas bisa langsung dimulai sejak awal tahun depan.

(Baca: SKK Migas: Seismik 2D Pertamina Lewati Area potensi Giant Discovery)

Sebelumnya, Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman mengatakan ada beberapa kegiatan hulu migas seperti pengeboran sumur ekplorasi yang tidak terealisasi. Sehingga target investasi hulu migas tahun ini tak tercapai.

"Terutama blok-blok yang eksplorasi itu kadang bermasalah secara internal dari kontraktornya. Itu saja yang bikin kurang dari US$ 14,7 miliar," kata Fatar.

Realiasi investasi migas memang cenderung tak mencapai target. Sejak 2014, investasi migas selalu mengalami penurunan seiring jatuhnya harga minyak mentah dunia hingga di bawah US$ 30/barel.

Pada tahun lalu, realisasi investasi migas tumbuh 14,9% menjadi US$ 12,69 miliar. Jumlah tersebut terdiri atas investasi hulu migas sebesar US$ 11,99 miliar atau tumbuh 16,85% dibanding tahun sebelumnya. Namun, investasi hulu migas 2018 hanya mencapai 84,65% dari target sebesar US$ 14,75 miliar. Sedangkan investasi hilir US$ 689,66 juta turun 10,92% dari tahun sebelumnya.

Data selengkapnya mengenai investasi migas dapat dilihat dalam grafik Databoks berikut ini:

 

 

 

 

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan