Kesepakatan Dagang AS-Tiongkok di Depan Mata, Harga Emas Dunia Turun

Penulis: Happy Fajrian

18/11/2019, 10.07 WIB

Harga emas dunia terus turun seiring kesepakatan dagang yang semakin di depan mata.

harga emas dunia, harga logam mulia antam, harga emas antam, perang dagang, kesepakatan dagang
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi emas batangan PT Aneka Tambang. Harga emas dunia terus tertekan seiring dengan optimisme kesepakatan dagang yang meningkatkan selera investor terhadap aset-aset berisiko seperti saham.

Harga emas dunia mengalami penurunan pada perdagangan Senin (18/11) pagi seiring dengan sikap pelaku pasar yang merespon sikap bank sentral Amerika Serikat (AS) yang akan menahan suku bunganya hingga akhir tahun ini serta kesepakatan dagang dengan Tiongkok yang semakin di depan mata.

Menurut data Bloomberg, ketika berita ini ditulis harga emas di pasar Comex turun 0,20% ke level US$ 1.465,50 dibandingkan posisi penutupan Jumat di level US$ 1.468,50 per troy ons. Sedangkan harga emas di pasar spot turun 0,16% dari US$ 1.468,01 menjadi US$ 1.465,93 per troy ons.

Sepanjang November 2019 harga emas dunia berada dalam tren menurun setelah sempat menyentuh level psikologis di US$ 1.514,80 pada akhir Oktober di baik pasar berjangka maupun di pasar spot. Terus turunnya harga emas sejalan dengan tercapainya kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok.

Meski belum diketahui kapan kedua negara akan menandatangani perjanjian dagang tersebut, pelaku pasar telah merespon positif perkembangan yang terjadi. Alhasil, investor kembali memburu aset-aset berisiko seperti saham yang membuat permintaan terhadap emas turun.

(Baca: Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp 748 Ribu per Gram)

Hal tersebut dapat dilihat dari bursa saham dunia yang terus mengalami peningkatan selama sebulan terakhir. Dari bursa AS, tiga indeks utamanya naik cukup signifikan yakni Dow Jones naik 3,86%, Nasdaq naik 5,05%, dan S&P 500 naik 4,24%.

Harga emas dunia kedepan diprediksi akan merespon selera risiko investor yang akan bergerak seiring dengan pernyataan penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow terkait semakin  dekatnya pendandatanganan perjanjian dagang AS-Tiongkok.

Berkebalikan dengan harga emas dunia, harga logam mulia Aneka Tambang (Antam) hari ini justru bergerak naik tipis Rp 1.000 menjadi Rp 748.000 per gram. Sedangkan harga jual kembalinya tidak mengalami perubahan, tetap di level Rp 664.000 per gram.

(Baca: Optimisme Perundingan AS-Tiongkok Dorong Rupiah Menguat di Awal Pekan)

Berikut ini adalah harga lengkap emas Antam yang dapat dibeli di Butik Logammulia, seperti dilansir dari laman logammulia.com, Senin (18/11):

    • Emas batangan 0,5 gram Rp 398.500
    • Emas batangan 1 gram Rp 748.000
    • Emas batangan 2 gram Rp 1.445.000
    • Emas batangan 3 gram Rp 2.146.000
    • Emas batangan 5 gram Rp 3.560.000
    • Emas batangan 10 gram Rp 7.055.000
    • Emas batangan 25 gram Rp 17.530.000
    • Emas batangan 50 gram Rp 34.985.000
    • Emas batangan 100 gram Rp 69.900.000
    • Emas batangan 250 gram Rp 174.500.000
    • Emas batangan 500 gram Rp 348.800.000
    • Emas batangan 1.000 gram Rp 697.600.000

 (Baca: Trump: Tiongkok Sangat Ingin Kesepakatan Dagang, AS yang Putuskan)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan