Penjualan Naik 11%, Laba Bersih Sido Muncul Rp 807 M Tahun Lalu
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) membukukan laba bersih sebesar Rp 807,68 miliar pada 2019 atau naik 21,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja itu disokong oleh naiknya penjualan pada semua jenis produk.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis perusahaan di keterbukaan informasi pada Selasa (18/2), penjualan produk jamu herbal dan suplemen tahun lalu sebesar Rp 2,06 triliun. Capaian tersebut naik sekitar 12% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 1,84 triliun.
Penjualan produk makanan dan minuman Rp 886 miliar atau naik 8,1% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 819,5 miliar. Sedangkan penjualan produk farmasi Rp 117,24 miliar, naik 17% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 100,17 miliar.
Dengan capaian positif tersebut, total penjualan Sido Muncul tercatat naik 11% dari Rp 2,76 triliun menjadi Rp 3,06 triliun.
(Baca: Sido Muncul Beli Aset Nyonya Meneer Seharga Rp 21,9 Miliar)
Di sisi lain, beban pokok penjualan Sido Muncul tahun lalu tercatat naik. Meskipun kenaikannya tidak sebesar kenaikan penjualan. Tahun lalu, beban pokok penjualan sebesar Rp 1,38 triliun naik 3,5% dibandingkan tahun sebelumnya Rp 1,33 triliun.
Dari segi aset, perusahaan mencatatkan kenaikan sebesar 5,9% dari Rp 3,33 triliun pada 2018 menjadi Rp 3,53 triliun tahun lalu. Aset lancar naik 11% dari 1,54 triliun menjadi Rp 1,71 triliun. Sedangkan, aset tidak lancar naik 1,4% dari Rp 1,79 triliun menjadi Rp 1,82 triliun.
Untuk liabilitas tercatat sebesar 8,5% dari Rp 435,01 miliar menjadi Rp 472,19 miliar tahun lalu. Kontributor terbesarnya liabilitas jangka pendek. Liabilitas jangka pendek tercatat naik 12,9% dari Rp 368,38 miliar menjadi Rp 416,21 miliar. Sedangkan liabilitas jangka panjang tercatat turun 15,9% dari Rp 55,98 miliar menjadi Rp 66,6 miliar.
(Baca: Industri Bahan Baku Obat Butuh Dukungan Pemerintah )
Setelah merilis kinerjanya tahun lalu, harga saham Sido Muncul tercatat naik. Harganya sempat menyentuh Rp 1.255 per lembar, naik 2,03% dari posisi penutupan sehari sebelumnya. Saat berita ini ditulis, kenaikannya menipis menjadi Rp 1.245 per lembar atau lebih tinggi 1,22% dari posisi penutupan sehari sebelumnya. Dengan kenaikan saham ini, kapitalisasi pasar Sido Muncul tercatat senilai Rp 18,6 triliun.
