IMT-GT ke-32 di Medan Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Sumatra
Forum kerja sama subregional Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 di Medan pada 7-10 September 2026 berpotensi membuka peluang investasi baru di Sumatra Utara (Sumut).
Sjahrian Harahap, Ketua IMT-GT Joint Business Council Indonesia, mengatakan pertemuan ini dapat memperkuat sinergi dan membuka peluang bagi ketiga negara untuk menjadi tonggak pertumbuhan ekonomi utama di Asia Tenggara.
"Pertemuan Joint Business Council (JBC) di Medan ini bisa memperkuat sinergi ketiga negara sebagai mesin pertumbuhan ekonomi utama di Asia Tenggara melalui aksi nyata dan pembukaan peluang investasi baru,” kata The Chairman of IMT-GT Joint Business Council Indonesia Sjahrian Harahap, seperti dikutip dari Antara, Senin (7/9).
IMG-GT didirikan pada tahun 1993 oleh pemimpin dari tiga negara, yakni Presiden Republik Indonesia ke-2 Soeharto, Perdana Menteri Malaysia Tun. Dr Mahathir Mohammad, dan Perdana Menteri Thailand Chuan Leekpai.
Forum kerja sama subregional ini bertujuan meningkatkan perdagangan dan investasi, meningkatkan ekspor, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan kesempatan kerja, pendidikan, sosial dan budaya di kawasan, serta mendorong sektor swasta untuk memainkan peran utama dalam pertumbuhan ekonomi.
IMT-GT menaungi 14 provinsi di bagian selatan Thailand, 11 negara bagian di semenajung Malaysia, dan 10 provinsi di Pulau Sumatra, yaitu Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Riau, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, dan Lampung.
Penandatangan Kerja Sama 10 Gubernur di Sumatra
Forum IMT-GT ke-32 di Medan merupakan momentum untuk mentransformasi semangat kerja sama segitiga pertumbuhan menjadi investasi riil, dan kemitraan bisnis yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
"Hari ini lebih dari sekadar pertemuan. Ini adalah kesempatan untuk mengubah semangat kerja sama menjadi kemitraan bisnis nyata, investasi nyata, dan dampak ekonomi nyata," ujar Sjahrian.
Sjahrian menyatakan ketiga negara memiliki kekuatan fundamental di berbagai sektor seperti perdagangan, pertanian, manufaktur, pariwisata, logistik, industri halal, energi, infrastruktur hingga ekonomi digital.
"Saya berharap rapat JBC ini berjalan produktif, bermakna, dan sukses. Bersama-sama, mari kita hubungkan bisnis, ciptakan peluang, dan ubah kerja sama menjadi kesejahteraan. Terima kasih dan selamat datang di Medan," kata Sjahrian.
Porman Mahulae, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, mengatakan dalam rangkaian IMT-GT ini akan dilaksanakan penandatangan bersama antara sepuluh gubernur se-Sumatra.
Melalui kesepakatan tersebut, Ia berharap Sumut dan khususnya Pulau Sumatra mampu meningkatkan perekonomian kawasan.
“IMT-GT telah mulai dilaksanakan, diharapkan akan membawa dampak nyata bagi perekonomian regional, khususnya Sumut atau Sumatera,” ucap Porman.
