Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menegaskan tidak ada kesengajaan dalam peristiwa “blackout” atau pemadaman listrik massal di Sumatera yang terjadi pada Jumat (22/5).
Buntut pemadaman listrik skala besar atau blackout Sumatra, pemerintah didesak menggelar investigasi hingga mendorong pembangkit terbarukan berbasis komunitas.
PT PLN sedang melakukan pemeriksaan dan upaya pemulihan menyusul Pemadaman Listrik yang melanda sejumlah titik di Pulau Sumatra, sambil mengimbau masyarakat tetap tenang.
Di Sumatra, akan dibangun dua unit PLTU hibrida yang masing-masing berkapasitas 600 megawatt (MW). Pembangkit tersebut dijadwalkan commercial operation date pada 2032 dan 2033.
BPS mencatat 27.173 keluarga terverifikasi sebagai keluarga yang sah dan dapat diutamakan untuk menerima bantuan stimulan rumah terkena dampak bencana Sumatra.