Harga Emas Turun Tipis di Tengah Ancaman Pandemi Virus Corona

Happy Fajrian
26 Februari 2020, 10:13
harga emas, logam mulia antam, emas batangan antam, virus corona
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Harga emas Antam hari ini, Rabu (26/2), turun tipis Rp 1.000 menjadi Rp 808.000 per gram seiring turunnya harga emas dunia.

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pagi ini, Rabu (26/2), turun tipis Rp 1.000 menjadi Rp 808.000 per gram mengikuti penurunan harga emas dunia kemarin. Sedangkan harga jual kembalinya turun Rp 1.000 menjadi Rp 730.000 per gram.

Dilansir dari Bloomberg, harga emas dunia di pasar spot turun 1,9% pada sesi perdagangan Selasa (25/2) setelah sempat menyentuh level tertingginya dalam tujuh tahun di harga US$ 1.688,66 per ons sehari sebelumnya. Sementara itu harga emas di pasar berjangka Comex pagi ini turun 0,2% ke level US$ 1.647 per ons.

Advertisement

Harga emas diperkirakan masih akan terus merangkak naik seiring dengan jatuhnya bursa saham dunia yang diliputi kekhawatiran penyebaran virus corona berkembang menjadi pandemi global. Centers for Desease Control (CDC) Amerika Serikat (AS) pun menyatakan ada kemungkinan hal tersebut terjadi.

"Keadaan global saat ini menunjukkan kemungkinan virus ini akan menyebabkan pandemi. Ini bukan masalah apakah ini akan terjadi, tetapi lebih pada pertanyaan kapan ini akan terjadi dan berapa banyak orang yang akan terinfeksi," kata Anne Schuchat, wakil direktur utama CDC, seperti dikutip CNBC International, Rabu (26/2).

(Baca: Corona Mengganas, Harga Emas Sentuh Level Tertinggi dalam Tujuh Tahun)

Pasalnya, penyebaran virus COVID-19 di luar Tiongkok terus meluas terutama di Eropa dan Timur Tengah dengan jumlah pasien terinfeksi mencapai 80.200 dan 2.704 meninggal. Investor khususnya memperhatikan perkembangan penanganan virus tersebut di Italia, Iran, dan Korea Selatan.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement