OPEC Ragu Permintaan Minyak Bisa Kembali Pulih Pada Tahun Depan

Image title
13 Agustus 2020, 14:47
opec, minyak
Katadata
Ilustrasi, logo OPEC. Organisasi Negara Pengekspor Minyak alias OPEC ragu harga minyak bisa terus naik. Pasalnya, permintaan minyak terus turun, namun pasokannya terus meningkat.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak atau OPEC memproyeksi permintaan minyak pada tahun ini jatuh lebih dalam dari perkiraan sebelumnya. Hal itu dipengaruhi pandemi corona yang belum juga hilang hingga saat ini.

Organisasi itu juga menyatakan keraguannya terhadap pemulihan permintaan minyak pada tahun depan. Hal itu menyebabkan OPEC sulit mendorong pergerakan harga minyak.

Advertisement

OPEC memproyeksi permintaan minyak global pada tahun ini akan turun 9,6 juta barel per hari. Sebelumnya, organisasi itu memproyeksi kejatuhan permintaan minyak hanya berkisar 8,95 juta barel per hari.

Harga minyak jatuh seiring terbatasnya perjalanan dan aktivitas bisnis akibat pandemi Covid-19. Beberapa negara sempat melonggarkan karatanina wilayah yang menyebabkan permintaan minyak mulai pulih.

Namun, ketakutan terhadap gelombang baru pandemi corona terus menekan permintaan yang akhirnya mempengaruhi harga minyak. "Perkembangan harga minyak mentah dan produknya pada paruh kedua 2020 dibayangi kekhawatiran gelombang kedua infeksi dan peningkatan indeks saham global," ujar OPEC seperti dikutip dari Reuters, Kamis (13/8).

OPEC juga memproyeksi permintaan global pada 2021 bakal meningkat menjadi 7 juta barel per hari. Tapi proyeksi itu memiliki ketidakpastian yang besar karena beberapa faktor, seperti permintaan perjalanan,  bahan bakar yang efisien, dan kompetisi dengan jenis bahan bakar lainnya.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement