Jokowi Kaji Tambahan Jatah BBM Subsidi Nelayan

Andi M. Arief
28 Februari 2023, 18:32
jokowi, bbm, subsidi, nelayan
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom.
Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Jakarta, Senin (20/2/2023).

Presiden Joko Widodo berusaha menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk nelayan. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat mengunjungi Kampung Nelayan Tanjung Pasir, Kalimantan Utara.

Jokowi berencana untuk mendiskusikan penambahan kuota BBM bersubsidi tersebut dengan para pembantunya. Menurutnya, salah satu isu yang ditemukan saat kunjungannya adalah berkurangnya volume bahan bakar bersubsidi untuk nelayan.

"Ada keluhan mengenai solar bersubsidi yang kadang-kadang tidak mereka dapatkan. Tadi langsung saya minta kementerian untuk menyelesaikan keluhan dari para nelayan," kata Presiden Jokowi dalam saluran resmi Sekretariat Presiden, Selasa (28/2).

Jokowi juga mencatat masalah yang ditemukan para nelayan di Tanjung Pasir adalah alat tangkap yang tua. Mantan Wali Kota Solo ini telah menginstruksikan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menyiapkan motor berkekuatan 15 PK.

Sebagai informasi, PT Pertamina berencana melakukan penambahan minimal 30 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di titik-titik yang disepakati bersama KKP. Saat ini terdapat 387 SPBN yang tersebar di berbagai daerah Indonesia.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pihaknya tengah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mendukung ruang gerak nelayan yang lebih luas di lautan.  

“Kami selalu menjadi supporting bagi kementerian, dan kami harus memaksimalkan potensi industrialisasi pangan kita terutama hari ini di laut, agar mencapai hasil maksimal," ujarnya.  

Erick berharap kuota BBM yang dialokasikan dapat dimanfaatkan dengan baik dan jangan sampai jatuh ke tangan yang tidak berhak.  Makanya, pelaksanaan program tersebut membutuhkan pengawasan terpadu untuk mencegah kebocoran.

"Tidak mungkin pemerintah tak memberikan bantuan subsidi kepada masyarakat yang membutuhkan. Tentunya harus tepat sasaran," katanya.

Reporter: Andi M. Arief

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...