Program Rice Cooker Gratis Tak Tuntas, DPR Minta Dirjen Gatrik Dicopot

Mela Syaharani
25 Maret 2024, 16:13
rice cooker gratis, rice cooker, kementerian esdm
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/pras.
Petugas PT Pos Indonesia (Persero) membawa alat penanak nasi (rice cooker) yang akan diberikan gratis kepada warga penerima bantuan di Kampung Pulo Empang, Kelurahan Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/1/2024).
Button AI Summarize

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Muhammad Nasir meminta agar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu, dicopot dari jabatannya. Usulan ini buntut dari program rice cooker gratis yang tidak tuntas mencapai target pada 2023.

“Saya katakan dalam forum ini bahwa Dirjen ini harus diganti karena tidak dapat menjalankan regulasi anggaran. Anda buat anggaran ini main-main dan tidak bertanggung jawab,” kata Nasir dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR RI pada Senin (25/3).

Sebagai informasi, pemerintah mengadakan program pembagian rice cooker gratis melalui anggaran Rp 322 miliar dengan pengadaan 500 ribu unit. Namun hingga awal 2024 realisasi program ini baru mencapai 68,5% atau sebanyak 342 ribu saja.

Dalam rapat, disebutkan oleh Kementerian ESDM dengan realisasi tersebut, anggaran yang dipakai mencapai Rp 176 miliar. Nasir meminta kepada jajaran Ditjen Gatrik untuk dapat menunjukkan pihak-pihak yang bertanggung jawab saat penyaluran terjadi.

Sebab menurut keterangan Nasir, saat penyaluran berlangsung hanya melibatkan pegawai PT POS tanpa berkomunikasi dengan Komisi VII.

“Di dalam regulasi kita tidak pernah melibatkan badan lain untuk distribusi barang, tunjuk kontraktornya. Terus penyalurnya Kantor Pos? Siapa yang menunjuk? Sebut namanya (penanggung jawab penyaluran) agar pihak tersebut bisa kami panggil,” kata Nasir.

Nasir bahkan mengatakan proyek rice cooker gratis sebagai proyek gagal. Sebab menurutnya, manajemen di Kementerian ESDM tidak siap dan tidak bertanggung jawab terhadap regulasi anggaran tersebut.

Halaman:
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...