Pertamina Targetkan Pangkas 118 Anak Usaha Tahun Ini

Mela Syaharani
11 September 2026, 16:43
pertamina, pertamina pangkas anak usaha, bumn,
ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/wsj.
Pekerja memeriksa produk pelumas dalam kemasan botol di Production Unit Jakarta (PUJ) Pertamina Lubricants, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Pertamina (Persero) menargetkan perampingan terhadap 118 anak usaha tahun ini. Hal ini bertujuan menciptakan struktur usaha yang lebih efisien dan fokus. Perusahaan telah melakukan streamlining terhadap 31 perusahaan per Juni.

Perusahaan menargetkan sebanyak 17 anak usaha dipangkas selama kuartal III, sehingga jumlahnya mencapai 48 per September.

Secara keseluruhan, Pertamina telah memangkas sekitar 139 anak usaha per Juni. Ini sebagai bagian dari upaya menyederhanakan struktur grup.

Di sektor hulu, penyederhanaan diarahkan dengan mengonsolidasikan berbagai entitas usaha ke dalam satu entitas utama, sehingga tidak lagi terdapat banyak entitas hulu dengan struktur dan birokrasi yang terpisah.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menilai konsolidasi tersebut penting untuk menciptakan organisasi yang lebih sederhana dan mengurangi rantai birokrasi yang tidak diperlukan.

“Jadi, ke depan tidak perlu lagi ada banyak entitas seperti Hulu Rokan, Hulu RIK, dan Hulu lainnya. Itu hanya menambah birokrasi yang panjang. Maunya cukup satu konsolidasi dalam satu PT saja,” ujar Dony dalam siaran pers, Jumat (11/9).

Dony menyebut proses streamlining dan transformasi BUMN harus dilakukan secara fundamental dan terencana. Menurutnya, penyederhanaan struktur perusahaan tidak hanya bertujuan mengurangi jumlah entitas, tetapi juga harus menghasilkan perubahan budaya kerja yang lebih profesional dan berorientasi pada kinerja.

“Proses streamlining dan transformasi perusahaan-perusahaan BUMN ini memang kami lakukan secara fundamental dan terencana. Ekspektasi pemerintah terhadap kita begitu tinggi, sehingga kita tidak punya banyak waktu. You’re in or you’re out,” ujar Dony.

Ia mendorong Pertamina untuk menyelesaikan seluruh proses transformasi secara cepat sekaligus memastikan setiap langkah dilakukan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi perusahaan.

Program streamlining Pertamina menjadi bagian dari agenda transformasi BUMN untuk membangun struktur perusahaan yang lebih sederhana, efisien, dan fokus. Konsolidasi entitas diharapkan dapat memperpendek rantai birokrasi, memperkuat fokus bisnis, serta meningkatkan daya saing Pertamina dalam menjalankan peran strategisnya bagi perekonomian dan ketahanan energi nasional.

Aksi Merger Terakhir Pertamina

PT Pertamina (Persero) telah melakukan penggabungan atau merger PT Pertamina Energy Terminal (PET) ke PT Pertamina Patra Niaga (PPN) selaku subholding downstream sekaligus perusahaan penerima penggabungan (surviving entity). Penggabungan berlaku efektif pada 1 September. 

Aksi korporasi itu ditandai dengan penandatanganan akta penggabungan yang berlangsung di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta. Bergabungnya PET ke PPN menandai penyelesaian salah satu Implementasi Restrukturisasi Bisnis Hilir Tahap Kedua.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri mengatakan, momentum ini bukan semata pemenuhan aspek legal. Melainkan komitmen Pertamina untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. 

“Apa yang kita tanda tangani hari ini adalah komitmen bersama untuk membangun bisnis hilir yang tidak hanya terintegrasi secara struktural, tetapi juga andal, kompetitif, dan berkeadilan,” ujar Simon dalam keterangannya pekan lalu.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...