Bahlil: Stok BBM Bali Tipis Imbas Kapal Pengangkut Terlambat, Cadangan Ditambah

Muhamad Fajar Riyandanu
19 Oktober 2026, 15:50
Sejumlah warga antre membeli BBM di SPBU kawasan Hayam Wuruk, Denpasar, Bali, Sabtu (17/10/2026). Pemprov Bali bersama PT Pertamina Patra Niaga memberlakukan aturan ganjil genap pengisian BBM bersubsidi jenis Pertalite di SPBU berdasarkan plat nomor polis
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU
Sejumlah warga antre membeli BBM di SPBU kawasan Hayam Wuruk, Denpasar, Bali, Sabtu (17/10/2026). Pemprov Bali bersama PT Pertamina Patra Niaga memberlakukan aturan ganjil genap pengisian BBM bersubsidi jenis Pertalite di SPBU berdasarkan plat nomor polisi kendaraan serta mengatur pengisian Pertalite maksimal 20 liter untuk kendaraan roda empat dan maksimal tiga liter bagi kendaraan roda dua per Sabtu (17/10) guna mengurai antrean pembelian BBM di Bali.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengklaim gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM) Pertalite di Bali mulai teratasi. Ia mengatakan pihaknya bersama PT Pertamina telah memulihkan cadangan Pertalite di wilayah tersebut hingga 11-12 hari.

Bahlil menargetkan Pertamina meningkatkan cadangan Pertalite di Bali menjadi 15 hari untuk memperkuat ketahanan pasokan. “Sekarang saya meminta kepada Pertamina untuk menaikkan status yang tadinya 11 hari menjadi 15 hari,” kata Bahlil kepada wartawan di Bali, sebagaimana melansir keterangan resmi Kementerian ESDM pada Senin (19/10).

Bahlil menjelaskan keterlambatan kapal pengangkut BBM dari Jawa menyebabkan penurunan cadangan BBM di Bali sekitar tiga hingga empat hari bekalangan ini. Menurutnya, kendala tersebut memicu gangguan kelancaran distribusi BBM ke sejumlah wilayah di Bali.

Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan telah meminta Pertamina untuk menambah jumlah kapal yang melayani distribusi BBM dari tiga unit menjadi tujuh unit. “Saya juga sudah meminta untuk percepatan distribusi dari Jawa ke Bali yang tadinya kapal hanya tiga, sekarang kapal sudah tujuh kapal,” ujar Bahlil.

Ia turut menjelaskan Bali memiliki dua terminal penampungan BBM, yakni di Sanggaran dan Manggis. Kedua terminal tersebut memiliki kapasitas penampungan dan ketahanan stok yang berbeda.

Terminal Sanggaran memiliki cadangan BBM untuk memenuhi kebutuhan sekitar empat hingga lima hari. Sementara itu, terminal Manggis memiliki cadangan BBM untuk memenuhi kebutuhan lebih dari sebelas hari.

Pengaturan Ganjil-Genap Diperpanjang

Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyampaikan telah memperpanjang kebijakan pembatasan pembelian BBM berdasarkan nomor kendaraan ganjil-genap hingga Jumat, 23 Oktober.

Pemerintah daerah (Pemda) Bali menilai langkah itu dapat menjaga kelancaran distribusi BBM ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) setelah gangguan pasokan dalam beberapa hari terakhir.

Pemda Bali juga menerapkan sejumlah strategi lainnya untuk mengurai antrean BBM, antara lain pemberlakuan kerja dari rumah atau work from home (WFH), hingga pembelajaran sekolah daring.

“Kami akan memperpanjang pengaturan ganjil-genap yang berakhir terakhir hari ini, itu akan ditambah mulai besok sampai hari Jumat, tanggal 23 Oktober nanti. Tapi kalau sudah bagus sebelum itu, kami akan evaluasi kembali,” ujar Koster.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...