Sandiaga: Ekonomi Kreatif RI Peringkat 3 Dunia Setelah Korsel dan AS

Nadya Zahira
20 September 2022, 19:56
Perajin menyelesaikan pembuatan kerajinan berbahan limbah pipa paralon di Sharaga Art, Karadenan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6/2022).
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nym.
Perajin menyelesaikan pembuatan kerajinan berbahan limbah pipa paralon di Sharaga Art, Karadenan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6/2022).

Industri ekonomi kreatif Indonesia masuk dalam tiga besar dunia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengatakan jika Indonesia hanya kalah dengan Amerika Serikat yang mempunyai keunggulan Hollywoodnya, dan Korea Selatan yang unggul dalam Kpop serta dramanya. 

 “Saya yakin, kalau kita lebih banyak mendengarkan musik dangdut koplo, lebih banyak minum tolak angin dan mengkonsumsi produk dalam negeri, kedepannya daya tarik wisata ini akan semakin berkembang dan sukses” ujar Sandiaga Uno secara virtual dalam acara Indonesia Brand Forum 2022, pada Selasa (20/09).

Advertisement

 Sandiaga juga mengatakan, kedepannya daya tarik wisata akan digabungkan dengan produk-produk ekonomi kreatif. Dengan demikian, produk-produk tersebut dapat bergerak maju, sehingga berpotensi membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

 Selain itu, Sandiaga juga memberikan instruksi kepada seluruh masyarakat untuk berkolaborasi dengan platform 3G diantaranya yaitu, Gerak Cepat (Gercep), Gerak Bersama (Geber), dan Garap Segera Potensi Digital atau Online (Gaspol).

Dia mengungkapkan bahwa tahun ini merupakan momentum kebangkitan sektor pariwisata. Indonesia menempati peringkat ke-32, dalam rilis Travel and Tourism Development Index 2022.

 Posisi Indonesia naik 12 peringkat dibandingkan dengan indeks yang dikeluarkan 2019. Untuk pertama kalinya, Indonesia berada di atas Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

Halaman:
Reporter: Nadya Zahira
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement