18 Konsumen Meikarta Kembali Disidang Pencemaran Nama Baik Hari Ini

Tia Dwitiani Komalasari
7 Februari 2023, 06:15
Konsumen Meikarta menghadiri sidang gugatan oleh PT Mahkota Sentosa Utama selaku pengembang di Pengadilan Negeri Jakarta, Selasa (24/1). Sidang tersebut ditunda dua pekan karena data tergugat tidak valid.
Nadya Zahira/Katadata
Konsumen Meikarta menghadiri sidang gugatan oleh PT Mahkota Sentosa Utama selaku pengembang di Pengadilan Negeri Jakarta, Selasa (24/1). Sidang tersebut ditunda dua pekan karena data tergugat tidak valid.

Sebanyak 18 konsumen Meikarta menghadapi sidang kasus pencemaran nama baik hari ini, Selasa (7/2). Mereka digugat pengembang Meikarta, PT Mahkota Santosa Utama, yang merupakan anak dari dari Grup Lippo.

"Seluruh pengurus dan anggota PKPKM yang menjadi tergugat akan menghadiri persidangan tersebut besok," kata Ketua Perkumpulan Komunitas Peduli Konsumen Meikarta, Aep Mulyana, kepada Katadata.co.id, Senin (6/2).

Sidang dijadwalkan hari ini setelah sebelumnya batal karena masih terdapat beberapa data dan alamat tergugat yang belum jelas. Terdapat enam data tergugat komsumen Meikarta yang diketahui tidak benar.

Dari enam nama tersebut, ada empat orang yang alamatnya tidak sesuai, dan dua orang yang tidak diketahui latar belakangnya karena bukan termasuk  bagian dari Perkumpulan Komunitas Peduli Konsumen Meikarta atau PKPM.

18 Konsumen Digugat Setelah Demo

Sebanyak 18 konsumen apartemen Meikarta digugat perdata sebesar Rp 56 miliar karena dianggap melakukan aksi pencemaran nama baik. Sebagian besar konsumen tersebut adalah anggota PKPM yang melakukan demo ke Gedung DPR dan Bank Nobu pada Desember 2022 lalu.

Adapun 18 konsumen Meikarta yang digugat yakni, Aep Mulyana, Dhani Amtori, Herdiansyah, Slamet Waluyo, Gerrits S.B.C. Udjung, Natasha Yuwanita, Suryadi, Ho Kiun Liung, Indriana Sembiring, S.E., Novalina Susilawati, Zaenuri, Alfredo Tambunan, Komang Nourma Gustina, Tri Cahyo Wibowo, Wendy, Keryn Janurizki, dan Rosliani.

Halaman:

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...