Jepang Dukung Pemindahan Ibu Kota Indonesia

Abdul Azis Said
13 Juli 2023, 18:31
Menlu Jepang Yoshimasa Hayashi menyampaikan pandangan pada Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (PMC) bersama Jepang di Jakarta, Kamis (13/7/2023).
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz
Menlu Jepang Yoshimasa Hayashi menyampaikan pandangan pada Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (PMC) bersama Jepang di Jakarta, Kamis (13/7/2023).

Pemerintah Jepang menyatakan dukungan atas pemindahan Ibu Kota Nusantara atau IKN yang akan dimulai tahun depan. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Jepang Hayashi Yoshimasa saat pertemuan bilateral dengan Menlu Indonesia Retno Marsudi di Jakarta siang ini, Kamis (13/7).

Pernyataan tersebut diketahui dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Jepang yang rilis tak lama setelah pertemuan tersebut. Hayashi mendorong peningkatan kerja sama kedua negara di berbagai bidang.

 "Kerja sama ini termasuk kerja sama maritim seperti peningkatan kapasitas penegakan hukum maritim, dan dukungan terhadap rencana pemindahan ibu kota Indonesia," dikutip dari keterangan tersebut.

Sementara itu dikutip dari keterangan pers Kemenlu RI, kedua menlu sepakat untuk mendorong percepatan negosiasi amandemen Protokol kesepakatan kerja sama ekonomi Indonesia dan Jepang atau IJEPA sebagaimana telah dibahas dua pemimpin negara. Negosiasi itu diharapkan dapat diselesaikan pada saat KTT ke-43 ASEAN.

Kedua menteri juga membahas situasi Laut Cina Selatan. Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengatakan Indonesia konsisten selalu menjunjung hukum internasional, dalam hal ini UNCLOS 1982. Seperti diketahui, pertemuan para menlu ASEAN dan beberapa negara mitra pekan ini di Jakarta berlangsung di tengah masih berlanjutnya tensi di kawasan LCS.

Mengenai isu Myanmar, Retno menyampaikan peran Indonesia dalam menempuh pendekatan yang sangat intensif dan ekstensif dengan semua pihak di Myanmar selama tujuh bulan memimpin ASEAN. Retno juga mengklaim menlu Jepang memberikan apresiasi dan dukungan atas pendekatan Indonesia dalam menangani isu Myanmar dan mendukung implementasi 5PC sebagai solusi menyelesaikan krisis politik di negara tersebut.

Selain isu LCS dan Myanmar, kedua menteri itu juga diketahui membicarakan isu perang di Ukraina dan program nuklir Korea Utara, termasuk aksi terbaru penembakan rudal balistik Korut ke arah Semananjung Korea.

RI Ajak Jepang Investasi Kendaraan Listrik di ASEAN

 Selain bilateral dengan Indonesia, Jepang juga menghadiri pertemuan dengan para menteri luar negeri ASEAN di hari dan lokasi yang sama. Salah satu isi pembicaraammya terkait ajakan Indonesia agar Jepang berinvestasi kendaraan listrik di kawasan.

"Kita telah sering membahas hal ini (pengembangab EV di ASEAN). Sekarang saatnya untuk mewujudkan rencana tersebut menjadi kenyataan. ASEAN dan Jepang akan sama-sama diuntungkan dengan kolaborasi ini,” kata Menlu Retno dalam keterangan terpisah.

 Retno mengatakan, inisiatif ini menurutnya sejalan dengan komitmen pemerintah Jepang untuk mencapai target 100% kendaraan listrik pada 2035. Menurut dia, ASEAN bisa jadi mitra yang tepat jika Jepang berambisi menjadi pemimpin dari industri kendaraan listrik dunia.

 Retno mengatakan, Jepang dapat bekerjasama dengan ASEAN mengembangkan kendaraan listrik di kawasan melalui dukungan pendaan di bawah fasilitas Green Inovation Fund yang dimiliki negeri sakura itu.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Abdul Azis Said

Untuk kelima kalinya, Indonesia didapuk menjadi Keketuaan ASEAN. Situasi dunia tahun ini yang belum kondusif tentu menjadi tantangan tersendiri dalam mengemban amanah tersebut. Persaingan kekuatan besar dunia yang meruncing mesti dikelola dengan baik agar konflik terbuka dan perang baru tidak muncul, terutama di Asia Tenggara.

Keketuaan Indonesia juga diharapkan menjadi pintu bagi ASEAN untuk berperan aktif dalam perdamaian dan kemakmuran di kawasan melalui masyarakat ekonomi ASEAN. Untuk itu, Indonesia hendak memperkuat pemulihan ekonomi dan menjadikan Asia Tenggara sebagai mesin pertumbuhan dunia yang berkelanjutan.

Simak selengkapnya di https://katadata.co.id/asean-summit-2023 untuk mengetahui setiap perkembangan dan berbagai infomasi lebih lengkap mengenai KTT Asean 2023.

#KatadataAseanSummit2023 #KalauBicaraPakaiData

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...