Mengapa Beras Langka di Supermarket dan Pembelian Dibatasi?

Andi M. Arief
12 Februari 2024, 16:56
harga beras, beras, supermarket, minimarket
Katadata/Andi M. Arief
Ilustrasi. Aprindo menyebut, kenaikan harga beras komersial di ritel modern disebabkan oleh minimnya produksi akibat El Nino.

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia atau Aprindo menyebut para peritel modern saat ini tidak memiliki stok beras yang stabil. Pembatasan pembelian beras yang dilakukan di supermarket dan minimarket saat ini bertujuan untuk mencegah spekulasi harga beras.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey mengatakan, sebagian ritel modern memang tidak memiliki pasokan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP yang lancar. Peritel modern kini juga dihadapkan pada situasi pelik kenaikan harga beras komersial dan aturan Harga Eceran Tertinggi atau HET beras.

Advertisement

"Kami harap pemerintah dapat menjadi wasit untuk mengatur produsen tidak menetapkan harga terlalu tinggi supaya kami tidak jual rugi," kata Roy di Pasar Induk Beras Cipinang, Senin (22/2).

Roy mencatat ada tiga jenis beras yang dijual di ritel modern, yakni komersial swasta, komersial Bulog, dan SPHP Bulog. Menurutnya, kenaikan harga beras komersial di ritel modern disebabkan oleh minimnya produksi akibat El Nino.

Ia mengaku telah meminta jaminan ke Bulog terkait ketersediaan beras di ritel modern. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo di Istana Presiden pagi ini, Senin (22/2).

Roy mengatakan, pasokan beras SPHP Bulog ke ritel modern harus lanjar jika pasokan komersial Bulog tidak stabil. "Jangan sampai rak kosong karena bisa menimbulkan panic buying,"ujarnya.

Halaman:
Reporter: Andi M. Arief
Editor: Agustiyanti
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement