Starbucks Indonesia Cerita Efek Besar Boikot: Penjualan Anjlok 35%

Agustiyanti
29 Februari 2024, 19:27
Starbucks Indonesia, Sari coffee indonesia, starbucks, boikot, boikot israel
Katadata/Agustiyanti
Starbucks Indonesia mengalami penurunan penjualan hingga 40% imbas sentimen boikot Israel.

"Starbucks tidak memiliki agenda politik dan tidak pernah menggunakan keuntungannya untuk mendanai operasional pemerintah atau militer di mana pun dan tidak pernah melakukannya," ujar dia dalam kesempatan yang sama. 

Hati-hati Ekpansi 

Starbucks saat ini memiliki sekitar 600 gerai di 58 kota yang terbesar di seluruh Indonesia. Liryawati mengatakan, pihaknya tetap akan berekspansi pada tahun ini, tetapi kemungkinan tak akan seagresif tahun-tahun lalu. 

"Kami lebih berhati-hati tahun ini karena ada dampak dari isu-isu tersebut," ujarnya. 

Liryawati belum mau membeberkan berapa gerai baru Starbucks di Indonesia yang rencananya dibuka tahun ini.  Ia juga belum mau menginformasikan wilayah baru yang akan mereka masuki. 

"Yang pasti, kami tentu akan memilih wilayah yang lebih terbuka. Kemarin kami baru buka cabang di Bengkulu," ujar dia. 

Catatan redaksi: Judul berita ini mengalami koreksi dari sebelumnya "Starbucks Indonesia Cerita Efek Besar Boikot: Penjualan Anjlok 40%" karena kesalahan redaksional.

Halaman:

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...