KDMP Bisa Salurkan Beras SPHP Bulog dengan Sistem Konsinyasi, Pembayaran 30 Hari

Kamila Meilina
9 Oktober 2026, 14:02
Warga berbelanja kebutuhan pokok di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Jatikalen, Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi mitra perbankan dalam penyaluran
ANTARA FOTO/Muhammad Mada/kye
Warga berbelanja kebutuhan pokok di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Jatikalen, Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi mitra perbankan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui skema channeling untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di desa.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Perum Bulog memberikan kemudahan bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) untuk menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui sistem konsinyasi dengan jangka waktu pembayaran 30 hari.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal mengatakan kebijakan itu merupakan bentuk dukungan Bulog terhadap operasional KDMP sesuai arahan pemerintah. Melalui skema ini, beras Bulog dapat dipasok ke KDMP tanpa harus dibayar langsung saat barang diterima.

“Bulog memberikan keringanan berupa konsinyasi pembayarannya 30 hari,” kata Rizal dalam konferensi pers, di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (9/10).

Kebijakan itu berbeda dengan mekanisme pemesanan yang berlaku bagi pengecer di pasar melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Pengecer memiliki batas pemesanan sebanyak 2 ton dalam satu kali pemesanan.

Sementara itu, Bulog tidak membatasi jumlah pesanan untuk KDMP yang berada di bawah pengelolaan Agrinas Pangan. Bulog akan mendukung pasokan sesuai kebutuhan yang diajukan Agrinas Pangan untuk koperasi tersebut.

“Sebanyak apa yang dipesan oleh Agrinas Pangan untuk KDKMP, kami dukung sepenuhnya,” ujarnya.

Menurut Rizal, penyaluran beras melalui KDKMP diharapkan memperluas jaringan distribusi Bulog sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau.

Bulog juga menyambut rencana pembukaan 100 KDKMP tambahan. Rizal menyebut transaksi melalui KDKMP yang telah beroperasi mencapai ratusan miliar rupiah, tetapi tidak merinci periode maupun nilai transaksi secara pasti.

Rizal menyatakan, Bulog akan mendukung kebutuhan beras dan barang subsidi untuk KDKMP sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...