Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Tertinggi dalam 1 Bulan Terakhir

Cahya Puteri Abdi Rabbi
1 September 2021, 08:53
Covid-19, Singapura
ANTARA FOTO/REUTERS/Caroline Chia/hp/cf
Caroline Chia Warga memakai masker pelindung menyebrang jalan di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Singapura, Jumat (14/5/2021). Kasus Covid-19 di Singapura kembali naik pada awal September.

Singapura melaporkan lonjakan kasus Covid-19, dengan mencatat 156 kasus baru yang ditularkan secara lokal pada Selasa (31/8). Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi dalam kurun waktu lebih dari satu bulan terakhir.

Dilansir dari Channel News Asia, menurut data harian Kementerian Kesehatan Singapura (MOH), 26  dari kasus baru terkait dengan kluster staf pertukaran bus, yang kini telah berkembang menjadi total 276 infeksi di delapan kluster. Kemudian, sebelas dari kasus baru berasal dari kluster Bugis Junction, yang sekarang memiliki 222 kasus.

Advertisement

Dari 156 kasus baru yang dilaporkan pada Selasa (31/8), Dari kasus baru yang dilaporkan pada hari Selasa, 48 infeksi terkait dengan kasus sebelumnya dan telah ditempatkan di karantina. Sedangkan 29 infeksi terkait lainnya terdeteksi melalui pengujian pengawasan.

Kementerian Kesehatan Singapura mengungkapkan, di antara kasus baru tersebut, dua kasus di atas usia 70 tahun yang tidak divaksinasi atau baru divaksinasi dosis pertama, dan berisiko sakit serius.
Kasus baru Covid-19 pada Selasa (31/8) merupakan jumlah harian tertinggi dari kasus penularan lokal sejak 22 Juli lalu, ketika Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan 162 kasus.

Sejak munculnya pandemi Covid-19 pada 2020 lalu,  total kasus infeksi yang dilaporkan oleh Singapura mencapai 67.620 kasus dengan kasus kematian menembus 55 jiwa.

Sementara itu,  Singapura sudah memberikan 8,7 juta dosis vaksin Covid-19 di bawah program vaksinasi nasional, dengan lebih dari 4,3 juta orang telah menyelesaikan vaksinasi penuh pada Senin (30/8).

 Selain itu, 167.242 dosis vaksin lain yang diakui dalam daftar penggunaan darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah diberikan pada Senin (30/8), mencakup 85.688 orang.

Halaman:
Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Maesaroh
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement