Australia Buka Pintu Masuk Turis yang Divaksin Covid-19 Lengkap

Rizky Alika
21 Februari 2022, 11:18
Australia, Covid-19
ANTARA FOTO/REUTERS/Loren Elliott/RWA/djo
Seorang anak melihat ikan di SEA LIFE Sydney Aquarium pada hari pertama pembukaan kembali tempat tersebut, menyusul perpanjangan penutupan akibat wabah virus corona (COVID-19), di Sydney, Australia, Kamis (14/10/2021).

Sejumlah negara mulai melonggarkan pintu masuk untuk Warga Negara Asing. Mulai Senin (21/2), Australia sepenuhnya membuka pintu masuk untuk turis yang telah divaksinasi Covid-19 dosis lengkap.

Sejak awal pandemi selama dua tahun terakhir,  Negeri Kangguru tersebut menutup pintu masuk bagi turis. "Ini adalah hari yang sangat menyenangkan, hari yang telah saya nantikan sejak lama, sejak saya pertama kali menutup perbatasan itu tepat pada awal pandemi," kata Perdana Menteri Scott Morrison kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters, Senin (21/2).

Lebih dari 50 penerbangan internasional akan melayani penerbangan ke Australia sepanjang hari. Dari jumlah itu, 27 penerbangan mendarat di kota terbesar Australia, Sydney.

Pemerintah Australia menempuh langkah ini karena sektor pariwisata dan perhotelan berusaha untuk bangkit kembali setelah dihantam oleh pembatasan akibat Covid-19. Adapun negara bagian yang sangat bergantung pada pariwisata ialah Tasmania.

Pariwisata merupakan salah satu industri terbesar di Australia. Sektor tersebut bernilai lebih dari Aus$ 60 miliar atau sekitar Rp 619,02 triliun (kurs Rp 10.317 per dolar Australia) serta mempekerjakan sekitar 5% tenaga kerja negara tersebut. Namun, pariwisata Australia lumpuh setelah negara itu menutup perbatasannya pada Maret 2020.

"Ini adalah pesta di sini, pemutaran musik, senyum di wajah orang-orang, mereka akan segera menari, saya yakin," kata Menteri Pariwisata Dan Tehan kepada ABC di bandara Sydney.

Tehan berharap sektor pariwisata akan pulih sangat kuat. Apalagi, Qantas ingin menerbangkan lebih dari 14.000 penumpang ke Australia pada minggu ini.

Sementara, Virgin Australia mengatakan melihat tren positif dalam pemesanan domestik. Demikian pula dengan permintaan penerbangan internasional.

Adapun, Covid-19 varian Omicron di Australia telah melewati puncaknya. Jumlah pasien di rumah sakit juga terus menurun selama tiga minggu terakhir.

Jumlah kasus Covid-19 yang terdeteksi di Australia sejak kemunculan Omicron pada akhir November sekitar 2,7 juta kasus. Sementara, total kematian mencapai 4.929.

Di Indonesia, pemerintah juga memperluas pintu keberangkatan dan kedatangan internasional. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah membuka Bandara Juanda Surabaya dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali untuk pelaku perjalanan internasional WNI maupun WNA. Selain itu, Bandara Juanda juga dibuka untuk keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah.

Selain itu pintu laut Bali juga akan dibuka untuk WNI dan WNA yang menggunakan kapal pesiar (cruise) dan kapal layar (yacht). Namun, Luhut belum menjelaskan kapan pintu masuk internasional tersebut akan mulai dibuka.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rizky Alika
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...