Trump Putuskan Amerika Serikat Keluar dari Dewan HAM PBB

Ameidyo Daud Nasution
6 Februari 2025, 11:12
trump, pbb, ham
Youtube/Joint Congressional Committee on Inaugural Ceremonies
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato usai pelantikannya, Senin (20/1). Foto: Youtube/Joint Congressional Committee on Inaugural Ceremonies

Ringkasan

  • Pemerintah tengah mengkaji penerapan biodiesel 40% (B40), namun tidak akan diterapkan tahun ini.
  • B40 masih dalam tahap uji coba dan terdapat kendala pada spesifikasi biofuel.
  • Konsumsi biodiesel 35% (B35) melebihi target yang ditetapkan pemerintah, dengan mayoritas digunakan di dalam negeri dibandingkan ekspor.
! Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan menarik diri dari badan hak asasi manusia PBB. Trump juga tidak akan melanjutkan pendanaan untuk badan PBB yang membantu pengungsi Palestina yakni UNRWA.

AS meninggalkan Dewan Hak Asasi Manusia yang berpusat di Jenewa tahun lalu, dan berhenti mendanai UNRWA setelah Israel menuduh lembaga tersebut melindungi militan Hamas yang berpartisipasi dalam serangan mendadak pada 7 Oktober 2023.

Pernyataan Trump dilontarkan pada hari ia bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang sedang berkunjung. Trump juga menyerukan keterlibatan ulang AS dalam Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO).

"Saya selalu merasa bahwa PBB memiliki potensi yang luar biasa, (tetapi) saat ini PBB belum dapat memenuhi potensi tersebut," kata Trump di Ruang Oval Gedung Putih, Washington D.C. pada Selasa (6/2) dikutip dari Associated Press.

Ia mengatakan, PBB perlu bersikap adil terhadap negara-negara yang pantas mendapatkan keadilan. Menurutnya, ada negara yang sangat buruk, namun lebih disukai oleh PBB.

Trump pernah membawa AS untuk keluar dari Dewa Hak Asasi Manusia PBB 2018. Saat itu, AS menuduh badan PBB itu memiliki pandangan bias terhadap Israel.

Presiden Joe Biden memperbarui dukungannya untuk Dewan Hak Asasi Manusia, dan AS memenangkan kursi di badan beranggotakan 47 negara itu pada Oktober 2021.

Namun, pemerintahan Biden mengumumkan pada akhir September bahwa AS tidak akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua berturut-turut.

Juru Bicara Dewan HAM PBB, Pascal Slim mengatakan perintah Trump pada tidak banyak memberikan dampak karena AS sudah bukan anggota dewan. Namun, seperti semua negara anggota PBB lainnya, AS secara otomatis memiliki status pengamat informal.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...