India Jatuhkan Rudal, Pakistan Balas Tembak 5 Pesawat India
India menyerang sembilan lokasi di Pakistan dan Kashmir, Pakistan pada hari Rabu (7/5). Serangan tersebut terjadi setelah ketegangan di antara kedua negara meningkat pasca serangan teroris terhadap wisatawan Hindu di Kashmir, India pada bulan lalu.
"Tindakan kami telah terfokus, terukur, dan tidak bersifat eskalatif. Tidak ada fasilitas militer Pakistan yang menjadi target. India telah menunjukkan penahanan yang cukup dalam pemilihan target dan metode pelaksanaan," kata pejabat militer India dalam pernyataan tersebut, seperti dikutip Reuters, Rabu (7/5).
India menyalahkan Pakistan atas kekerasan bulan lalu yang menewaskan 26 orang warganya dan bersumpah untuk membalas. Pakistan membantah terlibat dalam pembunuhan tersebut dan mengatakan mereka memiliki intelijen yang menyebut India sedang merencanakan serangan.
Operasi militer India itu dinamakan Sindoor, tampaknya merujuk pada para wanita yang kehilangan pasangan mereka dalam serangan bulan lalu.
Sindoor adalah istilah Hindi untuk vermilion merah tradisional yang dikenakan oleh wanita Hindu yang sudah menikah di dahi mereka, melambangkan perlindungan dan komitmen pernikahan. Wanita secara tradisional berhenti memakainya ketika mereka menjadi janda.
Pakistan mengatakan mereka sedang mempersiapkan respons balasan ketika pertempuran terburuk dalam bertahun-tahun meletus di antara musuh yang sudah lama berseteru.
India Mengincar Kelompok Teroris
Pakistan mengatakan India meluncurkan rudal di tiga lokasi. India mengatakan mereka menyerang "infrastruktur teroris" tempat serangan terhadapnya direncanakan dan diarahkan.
Saluran TV India menayangkan video ledakan, api, kepulan asap besar di langit malam, dan orang-orang yang melarikan diri di beberapa tempat di Pakistan dan Kashmir Pakistan. Namun, Reuters tidak dapat memverifikasi rekaman tersebut secara independen.
Pasukan India menargetkan markas kelompok-kelompok militer Islamis dalam serangan rudal di Pakistan, seorang sumber pertahanan India mengatakan kepada Reuters.
Kantor berita India PTI mengatakan target serangan itu termasuk markas JeM di Bahawalpur (JeM merujuk pada kelompok militan yang berbasis di Pakistan, Jaish-e-Mohammed) dan markas LeT di Muridke (LeT merujuk pada kelompok militan yang berbasis di Pakistan, Lashkar-e-Taiba).
Sebuah kelompok yang diyakini sebagai cabang dari LeT, Kashmir Resistance, juga dikenal sebagai The Resistance Front, mengaku bertanggung jawab atas serangan 22 April di Kashmir. Namun, belakangan Kashmir Resistance membantah bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Pakistan Klaim Tembak Jatuh Lima Pesawat India
Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif mengatakan semua lokasi yang diserang oleh India adalah sipil dan bukan kamp militan.
"Militer Pakistan menembak jatuh tiga pesawat Rafale, satu Su-30 dan satu MiG-29 yang diterbangkan oleh India," kata juru bicara militer Pakistan kepada Reuters.
Juru bicara militer Pakistan menyebut total ada lima pesawat India yang ditembak jatuh saat berada di wilayah udara India. Terjadi baku tembak dengan pasukan India di beberapa tempat di sepanjang garis gencatan senjata di Kashmir. Militer Pakistan menyebut tidak ada pesawatnya yang ditembak jatuh oleh militer India.
