Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat di Tengah Perang dengan Israel
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan kepada Iran untuk menyerahkan diri tanpa syarat dan memperingatkan bahwa kesabaran Amerika mulai menipis. Perang antara Israel dan Iran memasuki hari keenam.
Mengutip Reuters, seorang pejabat militer Israel mengatakan, sekitar 10 rudal balistik diluncurkan dari Iran ke Israel pada dini hari Rabu (18/6) dan sebagian besar berhasil dicegat. Ledakan terdengar di Tel Aviv.
Situs berita Iran melaporkan, ledakan juga terdengar di Teheran dan kota Karaj di sebelah barat ibu kota. Komentar Trump, yang disampaikan melalui media sosial, menunjukkan sikap yang lebih agresif terhadap Iran.
"Kami tahu persis di mana yang disebut 'Pemimpin Tertinggi' bersembunyi. Kami tidak akan menghabisinya (membunuhnya!), setidaknya tidak untuk saat ini. Kesabaran kami mulai menipis," kata Trump melalui akun media sosialnya, Truth.
Hanya selang tiga menit kemudian, ia mengunggah "PENYERAHAN DIRI TANPA SYARAT!"
Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan, Trump berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melalui telepon pada Selasa (17/6).
Pesan Trump yang terkadang kontradiktif dan samar tentang konflik antara sekutu dekat AS, Israel, dan musuh lamanya, Iran, telah memperdalam ketidakpastian seputar krisis tersebut. Komentar publiknya berkisar dari ancaman militer hingga pendekatan diplomatik, yang tidak biasa bagi seorang presiden.
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dapat menghadapi nasib yang sama seperti Presiden Irak Saddam Hussein, yang digulingkan dalam invasi yang dipimpin AS dan digantung pada 2006 setelah diadili.
Trump mengatakan pada Senin (16/6) bahwa ia mungkin akan mengirim Utusan Timur Tengah AS Steve Witkoff atau Wakil Presiden JD Vance untuk bertemu dengan pejabat Iran.
Ia mengatakan kepergiannya lebih awal dari pertemuan puncak negara-negara Kelompok Tujuh di Kanada tidak ada hubungannya dengan upaya mencapai kesepakatan gencatan senjata, dan bahwa sesuatu yang jauh lebih besar diharapkan.
Pemimpin Inggris Keir Starmer mengatakan, tidak ada indikasi AS akan memasuki konflik tersebut.
Namun, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan, Trump bertemu selama 90 menit dengan Dewan Keamanan Nasionalnya pada Selasa sore (17/6). Namun, belum ada informasi detail terkait pertemuan itu.
Tiga pejabat AS mengatakan, Amerika mengerahkan lebih banyak pesawat tempur ke Timur Tengah dan memperluas pengerahan pesawat tempur lainnya. Langkah ini mengikuti pengerahan lain yang digambarkan oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebagai tindakan defensif.
AS sejauh ini hanya mengambil tindakan defensif dalam konflik saat ini dengan Iran, termasuk membantu menembak jatuh rudal yang ditembakkan ke Israel.
Menurut lima orang yang mengetahui proses pengambilan keputusannya, penasihat militer dan keamanan utama Khamenei telah terbunuh oleh serangan Israel. Hal ini diperkirakan melemahkan lingkaran dalam Iran dan meningkatkan risiko kesalahan strategis.
Militer Israel mengatakan pada Selasa (17/6) bahwa mereka telah membunuh kepala staf perang Iran Ali Shadmani, empat hari setelah ia menggantikan komandan tinggi lainnya yang tewas dalam serangan tersebut.
Kantor berita Fars melaporkan komando keamanan siber negara itu melarang pejabat menggunakan perangkat komunikasi dan telepon seluler.
Media melaporkan, Israel melancarkan "perang siber besar-besaran" terhadap infrastruktur digital Iran.
Sejak Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023, dan memicu perang Gaza, pengaruh regional Khamenei telah memudar karena Israel telah menggempur proksi Iran - dari Hamas di Gaza hingga Hizbullah di Lebanon, Houthi di Yaman, dan milisi di Irak. Sekutu dekat Iran, presiden otokratis Suriah Bashar al-Assad, telah digulingkan
Israel melancarkan perang udaranya, yang terbesar yang pernah terjadi terhadap Iran, pada Jumat (13/6), setelah menyimpulkan bahwa Iran mengembangkan senjata nuklir.
Iran menyangkal sedang berupaya mendapatkan senjata nuklir dan telah menunjukkan haknya atas teknologi nuklir untuk tujuan damai, termasuk pengayaan, sebagai pihak dalam Perjanjian Non-Proliferasi internasional.
Israel, yang bukan merupakan pihak dalam NPT, adalah satu-satunya negara di Timur Tengah yang diyakini memiliki senjata nuklir. Israel tidak menyangkal atau mengonfirmasi hal itu.
Netanyahu telah menekankan bahwa ia tidak akan mundur sampai pengembangan nuklir Iran dihentikan. Sedangkan Trump mengatakan, serangan Israel dapat berakhir jika Iran setuju untuk membatasi pengayaan secara ketat.
Sebelum serangan Israel dimulai, dewan gubernur yang beranggotakan 35 negara dari pengawas nuklir PBB, Badan Energi Atom Internasional, menyatakan Iran melanggar kewajiban nonproliferasinya untuk pertama kalinya dalam hampir 20 tahun.
Pada hari Selasa, IAEA mengatakan bahwa serangan Israel langsung menghantam ruang pengayaan bawah tanah di fasilitas Natanz.
Situs web berita Iran Eghtesad Online, yang meliput berita ekonomi, melaporkan pada bahwa Iran menangkap seorang warga negara asing karena merekam area "sensitif" di pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr untuk badan mata-mata Israel, Mossad.
Media pemerintah Iran juga melaporkan, pasukan keamanan Iran juga menangkap "tim teroris" yang terkait dengan Israel dengan bahan peledak di sebuah kota di barat daya ibu kota Teheran.
Israel mengatakan, telah menguasai wilayah udara Iran dan bermaksud untuk meningkatkan operasi dalam beberapa hari mendatang.
Namun Israel akan kesulitan untuk memberikan pukulan telak ke lokasi nuklir yang terkubur dalam seperti Fordow, yang digali di bawah gunung, tanpa AS ikut menyerang. Katz dari Israel mengatakan Fordow adalah masalah yang akan ditangani.
Iran sejauh ini telah menembakkan hampir 400 rudal balistik dan ratusan pesawat nirawak ke Israel, dengan sekitar 35 rudal menembus perisai pertahanan Israel.
Garda Revolusi Iran mengatakan, mereka menyerang Direktorat Intelijen Militer Israel dan pusat operasional dinas intelijen asing Mossad pada Selasa pagi. Tidak ada konfirmasi dari Israel.
Pejabat Iran telah melaporkan 224 kematian, sebagian besar warga sipil. Sedangkan Israel mengatakan, 24 warga sipil telah tewas. Penduduk kedua negara telah dievakuasi atau melarikan diri.
Pasar minyak global berada dalam siaga tinggi menyusul serangan di lokasi termasuk ladang gas terbesar di dunia, South Pars, yang dimiliki bersama oleh Iran dan Qatar.
