Daftar Pemimpin Dunia yang Ditangkap AS: Saddam Hussein hingga Nicolas Maduro

Ameidyo Daud Nasution
4 Januari 2026, 17:29
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto: Instagram/nicolasmaduro
Instagram/nicolasmaduro
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto: Instagram/nicolasmaduro
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Militer Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1). Penangkapan ini terjadi setelah beberapa bulan tekanan AS kepada Venezuela.

Presiden AS Donald Trump telah berulang kali memperingatkan bahwa AS sedang bersiap untuk mengambil tindakan baru terhadap jaringan perdagangan narkoba yang diduga beroperasi di Venezuela dan bahwa serangan darat akan segera dimulai.

Usai menangkap Maduro, Trump mengatakan Amerika Serikat akan mengendalikan Venezuela untuk sementara. Sementara, Mahkamah Agung Venezuela telah menunjuk Wakil Presiden Delcy Rodriguez untuk menjalankan tugas sementara sebagai Presiden.

“Kami akan menjalankan negara ini sampai saatnya dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana,” kata Trump dalam konferensi pers di Mar-a-Lago seperti dikutip dari Associated Press, Sabtu (4/1).

Ini bukan pertama kalinya AS menangkap pimpinan sebuah negara. Pada masa lalu, Negeri Abang Sam pernah menciduk sejumlah kepala negara dengan berbagai alasan. Berikut daftarnya.

Saddam Hussein

Saddam Hussein adalah seorang politikus dan militer Irak yang menjabat sebagai Presiden Irak dari tahun 1979 hingga 2003. Saddam dikenal karena kepemimpinannya yang otoriter dan perannya dalam konflik regional, termasuk dua edisi Perang Teluk.

Saddam Hussein ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat dan koalisi pada 13 Desember 2003 di Ad-Dawr, Irak. Ia ditangkap dalam sebuah operasi yang dijalankan tim gabungan yang bernama Task Force 121.

Penangkapan ini dilakukan di tengah-tengah invasi AS ke Irak. AS menyerang Irak pada tahun 2003 dengan alasan utama adalah untuk menghapus senjata pemusnah massal yang diklaim dimiliki Irak.

Saddam sendiri lalu dijatuhi hukuman mati dan menjalani hukuman gantung pada 30 Desember 2006. Meski demikian, hingga konflik berakhir, tak ada bukti bahwa Irak memiliki senjata pemusnah massal.

Manuel Noriega

Manuel Noriega adalah seorang jenderal dan mantan pemimpin militer serta politik Panama. Ia dikenal karena kekuasaannya yang otoriter dan perannya dalam pemerintahan Panama selama beberapa dekade.

Noriega ditangkap karena tuduhan keterlibatannya dalam perdagangan narkotika, pencucian uang, serta pelanggaran hak asasi manusia. Pada tahun 1989, Amerika Serikat mengirim pasukan ke Panama dalam Operasi Just Cause untuk menangkapnya.

Noriega ditangkap pada bulan Januari 1990 dan kemudian diadili di Amerika Serikat atas berbagai tuduhan, termasuk perdagangan narkotika. Setelah menjalani hukuman di AS, ia dipulangkan ke Panama dan menjalani hukuman penjara di sana sebelum akhirnya dibebaskan.

Nicolas Maduro

Nama terbaru yang ditangkap adalah Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Ia diciduk pada Sabtu (3/1) dinihari dalam sebuah operasi militer AS di ibu kota Venezuela, Caracas.

Maduro akan menghadapi tuntutan hukum atas dakwaan Departemen Kehakiman AS yang menuduh mereka berpartisipasi dalam terorisme narkoba pada 2020.

Usai penangkapan Maduro, Trump mengatakan AS akan memimpin Venezuela untuk sementara waktu dan akan memanfaatkan cadangan minyak negeri Amerika Latin tersebut.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...