Tentara AS-Israel Serang Pulau Kharg, Ledakan Guncang Pusat Minyak Terbesar Iran
Ledakan dilaporkan terjadi di Pulau Kharg, Teluk Persia Iran yang menjadi kawasan penghasil hampir seluruh minyak negara itu. Mengutip pemberitaan CNN, kantor berita Iran Mehr menyatakan terjadi beberapa ledakan.
Merujuk laporan media lokal, pesawat tempur AS dan Israel melakukan beberapa serangan udara di pulau itu. “Mehr melaporkan "beberapa ledakan" tetapi tidak memberikan detail lebih lanjut,” tulis CNN seperti dikutip Selasa (7/4).
Presiden AS Donald Trump telah beberapa kali mengancam akan membom pulau itu atau merebutnya. Pada 30 Maret, Trump mengatakan dalam sebuah unggahan media sosial bahwa AS dapat menghancurkan "Pembangkit Listrik, Sumur Minyak, dan Pulau Kharg."
Dalam unggahan terbaru ia menyatakan akan melakukan serangan total terhadap Iran bila hingga Selasa (7/4) tidak ada jawaban dari Iran atas negosiasi yang ditawarkan.
Pulau Kharg menangani sekitar 90% ekspor minyak mentah Iran. Pulau kecil di lepas pantai Iran ini telah menjadi jalur ekonomi vital bagi Teheran, dan dapat menjadi target operasi darat AS.
Pulau ini memiliki kapasitas penyimpanan sekitar 31 juta barel dan pada awal Maret berada pada kapasitas 58%, menurut perusahaan intelijen perdagangan Kpler. Trump juga menyatakan minatnya untuk "mengendalikan" minyak Iran, menunjukkan bahwa merebut Pulau Kharg termasuk di antara opsi yang sedang dipertimbangkan.
Eskalasi regional terus berlanjut sejak Israel dan AS melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Aksi itu telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei. Otoritas Iran belum memperbarui jumlah korban dalam beberapa hari terakhir.
Iran telah membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. Serangan itu menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.
