Prabowo-Sandiaga Targetkan 1 Juta Orang Hadiri Kampanye Akbar Jakarta

Dimas Jarot Bayu
4 April 2019, 17:43
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saat mengikuti Debat Capres Putaran Keempat di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3).Debat Capres ke-4 di Pilpres 2019 mengusung tema "Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saat mengikuti Debat Capres Putaran Keempat di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3).Debat Capres ke-4 di Pilpres 2019 mengusung tema "Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional".

Pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bakal menggelar kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (7/4). Prabowo-Sandiaga menargetkan mengundang massa sebanyak satu juta orang dalam kampanye akbar tersebut.

"Ini akan jadi kampanye terbesar (Prabowo-Sandiaga)," kata Ketua Panitia Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga, M Taufik di GBK, Jakarta, Kamis (4/4).

Taufik optimistis akan ada satu juta pendukung Prabowo-Sandiaga yang hadir pada kampanye akbar tersebut. Berbagai elemen, mulai dari ulama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, serikat buruh, partai politik, hingga relawan, akan hadir.

(Baca: Banyak Didukung Kelas Bawah, Tim Jokowi: Isu Kubu Prabowo Tak Efektif)

Taufik mengatakan, beberapa ulama yang hadir berasal dari Persaudaraan Alumni (PA) 212. Mereka akan ikut menyampaikan orasi politik dalam kampanye akbar tersebut bersama para pimpinan partai politik pendukung Prabowo-Sandiaga.

"InsyaAllah habib, tokoh-tokoh ulama sudah menyatakan akan hadir beserta umat dan jemaahnya," kata Taufik.

Ia mengatakan, kampanye akbar akan dimulai dengan salat subuh bersama. Setelahnya, akan ada doa bersama oleh para pendukung Prabowo-Sandiaga. Acara dilanjutkan pada pukul 07.00 WIB dengan orasi politik dari berbagai elemen. Baru pada pukul 10.00 WIB, Prabowo-Sandiaga akan memberikan orasi politiknya.

(Baca: Roy Morgan: Elektabilitas Prabowo Terus Naik, Tapi Sulit Salip Jokowi)

Taufik mengatakan, kampanye akbar Prabowo-Sandiaga ini berkonsep sederhana. Tak akan ada acara hiburan seperti dangdutan dalam kegiatan ini. "Kami lebih mengedepankan orasi politik dalam rangka mengedukasi masyarakat," kata Taufik.

Penanggung Jawab Acara Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga, Prasetyo Hadi memohon maaf kepada warga Jakarta jika acara ini akan sedikit mengganggu aktivitas mereka. Hanya saja, Prasetyo memastikan bahwa pihaknya tak akan melakukan hal-hal yang tak diinginkan.

Menurut Prasetyo, pihaknya bakal menjaga kebersihan, ketertiban, dan menjaga kepentingan umum. "Kami punya reputasi," kata Prasetyo.

(Baca: Survei LSI: Muhammadiyah dan FPI Condong ke Prabowo, NU ke Jokowi)

Survei Indikator Politik Indonesia

Indikator Politik Indonesia hari ini merilis survei Maret 2019 tentang elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebesar 55,4 persen, lebih tinggi dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hanya 37,4 persen.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin pun menyatakan permainan isu oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tak efektif. Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Johnny Plate menjelaskan hasil survei mengkonfirmasi elektabilitas pasangan calon Prabowo-Sandi rendah, belum bisa mencapai level 40 persen. "Sebaliknya, hasil agregat akhir survei Indikator mengkonfirmasi target menang kami pada persentase 60 persen sangat mungkin tercapai," ujarnya.

(Baca: Survei Maret: Selisih Menipis, Elektabilitas Jokowi 55%, Prabowo 37%)

Menurut dia, permainan isu dari kubu Prabowo-Sandi tentang harga pangan mahal, daya beli rendah, dan produktivitas anjlok sama sekali tidak efektif. Karena masyarakat berpendidikan SD-SMP-SMA yang disasar dari isu tersebut masih tetap banyak yang memilih Jokowi-Amin.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Dimas Jarot Bayu
Editor: Sorta Tobing

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...