Produksi Batu Bara Sudah 90% dari Target, 22,6% untuk Pasar Domestik

Image title
12 Desember 2018, 21:54
Tambang Batu Bara
Donang Wahyu|KATADATA

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi produksi batu bara sampai akhir November mencapai 441,85 juta ton. Jumlah ini setara 90% target yang dibidik pada tahun ini sebanyak 485 juta ton.

Porsi batu bara untuk memenuhi kewajiban pasok di dalam negeri (domestic market obligation/DMO) sebesar 100,37 juta ton dari realisasi produksi per bulan lalu. Jumlahnya setara dengan 22,6% dari total produksi. Sementara itu, sebanyak 341,48 juta ton lainnya diekspor, kuantitas ini mendekati target 364 juta ton.

Batu bara yang dipasok untuk kebutuhan domestik mayoritas diserap sektor kelistrikan, semisal untuk bahan bakar pembangkit 82,3 juta ton. Sebanyak 18,07 juta ton disalurkan ke industri lain, seperti pertekstilan, semen, dan briket.

(Baca juga: Produksi Batu Bara Delapan Bulan Terakhir Capai 64% Target

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, meskipun realisasi produksi per November mencapai 90% target tetapi belum dipastikan realisasi pada pengujung tahun sesuai target atau tidak.

Hal tersebut lantaran jumlah produksi batu bara yang ada sekarang belum semuanya terdata. "Sedangkan untuk IUP (Izin Usaha Pertambangan) daerah masih hingga September. PKP2B dan IUP OP sampai November," kata Agung, di Jakarta, Rabu (12/12).

Pada sisi lain, pemerintah sebenarnya membuka peluang tambahan sampai dengan 100 juta ton tanpa kewajiban memasok ke dalam negeri. Tapi, volume yang diajukan pelaku industri dan disetujui Kementerian ESDM hanya 21,9 juta ton hingga akhir tahun ini.

(Baca juga: Pengusaha Batu Bara Ingin Insentif Pajak DHE Tak Setengah Hati

Kementerian ESDM mengaku akan terus mengontrol produksi batu bara. Pasalnya, volume produksi yang dipacu memenuhi target tetap harus diatur agar bertahan lama dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan di dalam negeri.

Berdasarkan data Kementerian ESDM diketahui bahwa cadangan batu bara sekarang di level 37 miliar ton. Kuantitas cadangan ini bakal habis pada 2086 jika produksinya digenjot tak terkendali.

Kementerian ESDM berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terkait upaya pengendalian produksi batu bara. Meskipun belum final, target produksi tahun depan dipatok 400 juta ton.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...