Kejaksaan Agung menetapkan tersangka kelima dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan tambang batu bara di Kalimantan Tengah, yaitu pemilik PT Cordelia Bara Utama.
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan laba bersih periode berjalan sebesar US$ 54,67 juta atau sekitar Rp 956,20 miliar hingga kuartal pertama 2026.
Ekspor Indonesia cetak rekor, namun fondasinya rapuh karena lebih dari separuhnya masih bergantung pada siklus harga komoditas primer, belum bertumpu pada manufaktur bernilai tambah tinggi.
Peran anak muda dinilai krusial untuk mendorong transisi sektor perbankan menuju ke arah yang lebih berkelanjutan, seperti dibahas pada sesi workshop dalam Sustainable Finance Fest 2026.
Struktur ekonomi Kalimantan Timur masih sangat bergantung pada Batu Bara, dengan kontribusi besar terhadap PDRB dan ekspor, yang berpotensi menimbulkan kerentanan.
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melanjutkan kegiatan eksplorasi di wilayah konsesi tambang batu bara miliknya di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sepanjang kuartal I 2026.
Di tengah krisis energi imbas memanasnya tensi geopolitik, batu bara kerap kembali jadi pilihan realistis karena ketersediaannya relatif melimpah dan infrastrukturnya sudah tersedia di banyak negara.
Emiten batu bara pelat merah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan laba bersih Rp 2,92 triliun sepanjang 2025. Jumlah tersebut anjlok 42,74% dibandingkan dengan laba bersih perseroan pada 2024.