Menteri Enggar Terima Gelar Doktor Kehormatan dari UPI

Michael Reily
18 Oktober 2018, 11:56
enggar
ANTARA FOTO/Agus Bebeng
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyampaikan pemaparannya dalam kunjungan kerjanya ke Bandung, Jawa Barat, Kamis (4/5).

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menerima gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) dalam bidang pendidikan kewirausahaan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung. Pemberian gelar merupakan rekomendasi tiga Guru Besar UPI sebagai promotor dalam rangkaian Dies Natalis.

“Sebagai alumni UPI yang menyandang status mahasiswa selama tujuh tahun, tidak pernah terlintas sedetik pun dalam benak saya untuk mendapatkan gelar akademis tertinggi seperti ini,” kata Enggar di Bandung, Kamis (18/10).

Dia menjelaskan tingkat kewirausahaan di Indonesia masih sangat rendah. Menurut catatannya, jumlah wirausaha di Indonesia pada tahun ini hanya 3,1%,  jauh tertinggal dibandingkan negara maju yang mencapai 14% dari total penduduk usia kerja.

(Baca: Susi Pudjiastuti Terima Gelar Doktor Kehormatan dari ITS)

Berdasarkan Global Entrepreurship Index, Indonesia hanya menempati peringkat 94 dari 137 negara. Padahal negara tetangga berada di atas, seperti Singapura peringkat 27, Malaysia peringkat 58, Thailand peringkat 71, dan Filipina peringkat 84.

Enggar yang pernah menjabat sebagai Mantan Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) ini mengungkapkan salah satu penyebab rendahnya kewirausahaan yakni terkait sistem pendidikan. “Mungkin edukasi di Indonesia kurang mendorong anak didik untuk berkembang menjadi seorang wirausaha,” ujarnya.

Dia pun mendorong generasi muda untuk mulai menciptakan lapangan pekerjaan. Iklim investasi Indonesia yang kondusif dalam industri 4.0 bisa terus didorong melalui pertukaran ide dengan iCloud dan blockchain.

(Baca juga:  Susi Bakal Bangun Museum Berjalan dari Kapal Rampasan Negara)

Rektor UPI Asep Kadarohman menyebut Enggar sebagai pekerja keras yang mau belajar dan  menginspirasi dunia wirausaha. Selain itu,  kepedulian dan komitmennya terhadap  masyarakat untuk meningkatkan pentingnya kepercayaan diri terutama pada pendidikan turut diapresiasi.

Dia berharap pemberian gelar bisa memberi manfaat untuk peningkatan kewirausahaan di Indonesia. “Kemampuan wirausaha jadi solusi penting dalam industri 4.0 untuk pengurangan pengangguran dan peningkatan daya saing masyarakat,” kata Asep.

Dalam acara itu, turut hadir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Jaksa Agung HM Prasetyo, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani, Ketua Partai Nasional Demokrat Surya Paloh, Bos Panasonic Rachmat Gobel, serta konglomerat Siswono Yudo Husodo.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Michael Reily
Editor: Ekarina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...