Serang Mabes Polri, Orang Berpakaian Hitam Tewas Ditembak Polisi

Ameidyo Daud Nasution
31 Maret 2021, 18:07
teroris, mabes polri, polri
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.
Personel Korps Brimob mengikuti apel Patroli Skala Besar TNI-Polri di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (29/3/2021). Polisi tembak mati seseorang usai menodongkan aparat di Mabes Polri.

Seorang dengan pakaian hitam ditembak mati aparat kepolisian usai masuk Markas Besar Polri, Kebayoran baru, Rabu (31/3). Ia roboh dihantam timah panas usai menodongkan senjata kepada petugas.

Dari video yang beredar, orang tersebut telah memasuki areal dekat ruangan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Ia lalu mendekati pos jaga sebelum menodongkan senjata ke petugas.

Tak lama, orang tersebut menjauh dari pos sebelum terkapar usai ditembak aparat. Meski demikian belum ada keterangan lebih jauh dari pihak Polri. Saat ini areal sudah ditutup dan mobil polisi sudah berkumpul di Mabes.

"Tadi ada sekitar 6-7 kali tembakan terdengar," kata Hendri, juru parkir di sekitar Markas Bareskrim Polri, dikutip dari Antara, Rabu (31/3).

Saat ini petugas berseragam lengkap telah menyisir kawasan Mabes Polri. Tim Detasemen Khusus 88 hingga Gegana Korps Brimob Polri juga telah memasuki Kompleks Mabes Polri, Jakarta, menyusul kejadian tersebut.

Sejumlah media mengabarkan bahwa orang tersebut terduga teroris. Meski demikian belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian soal identitas pelaku.

Serangan ini terjadi kurang dari sepekan sejak bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Minggu (26/3). Aparat juga telah menangkap sejumlah orang yang diduga teroris di Jakarta hingga Nusa Tenggara Barat.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo memerintahkan Sigit untuk mengusut tuntas jaringan pelaku bom bunuh diri Gereja Katedral, Makassar pada Minggu (28/3). Jokowi menegaskan, kepolisian harus membongkar jaringan teroris tersebut hingga akar-akarnya.

 "Saya mengutuk keras aksi terorisme ini dan sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan pelaku," ujar Jokowi dalam Konferensi Pers terkait aksi terorisme di Makassar, Minggu (28/3). 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...