TNI AL Siagakan Kapal Perang di Perairan Natuna

Rezza Aji Pratama
17 September 2021, 19:41
Natuna, TNI, kapal perang
ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/Lmo/nz
KRI Ardadedali-404 tiba di Pelabuhan Pangkalan TNI AL Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (4/4/2021). KRI Ardadedali-404 merupakan kapal selam diesel elektrik type 209/1400 yang dilengkapi peluncur torpedo 533 milimeter dan memiliki peluru kendali antikapal permukaan yang merupakan modernisasi armada kapal selam TNI AL.

TNI Angkatan Laut menyiagakan kapal-kapal perang di perairan Natuna Utara yang disinyalir sering dikunjungi kapal-kapal asing.

Panglima Komando Armada I TNI AL Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah mengatakan pihaknya menggelar operasi ‘Siaga Segara 21’ untuk memantau kawasan tersebut. TNI juga menyiagakan patroli udara untuk memantau Laut Natuna. Dalam operasi ini TNI AL mengerahkan lima kapal perang secara bergantian. 

Advertisement

"Paling tidak ada tiga atau empat kapal perang Republik Indonesia (KRI) berada di laut, sementara lainnya melaksanakan bekal ulang, sehingga dapat memantau kapal-kapal yang kemungkinan memasuki perairan yurisdiksi Indonesia," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (17/9). 

Keberadaan kapal-kapal perang ini diharapkan bisa menjaga keamanan laut dan memberikan rasa aman bagi para pengguna laut khususnya para nelayan Indonesia. Ia mengatakan hasil patroli udara hari ini tidak dijumpai adanya kapal perang ataupun kapal Penjaga Pantai negara asing, demikian pula dengan kapal ikan asing.

Sebelumnya, sejumlah kabar menyebut perairan Natuna disinggahi kapal-kapal perang asing. Menanggapi hal tersebut, kapal tersebut bisa jadi sedang melintas damai. Natuna utara memang berada di wilayah zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia. Namun di atas ZEE Indonesia juga ada hak pelayaran internasional atau freedom of navigation, di mana semua negara memiliki hak lintas damai.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement