Kasus Baru Covid-19 RI Naik 3.332, Ini 5 Provinsi Penyumbang Terbanyak

Ameidyo Daud Nasution
31 Maret 2022, 18:39
covid-19, virus corona, pandemi
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.
Warga berjalan di dekat mural bertema pencegahan penyebaran COVID-19 di Jakarta, Rabu (2/3/2022).

Kasus Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan tren penurunan sejak pertengahan Februari. Tak hanya itu, angka kematian pasien corona juga mengalami tren serupa.

Pemerintah melaporkan pasien baru virus corona bertambah 3.332 orang pada Kamis (31/3), turun dari 3.850 pada Rabu (30/3). Sedangkan angka kematian bertambah 89 orang, mendekati jumlah pada 8 Februari lalu yakni 83 orang.

Kasus nasional hari ini didapatkan dari pemeriksaan terhadap 84.263 orang. Ini berarti rasio positif virus corona terus menurun hingga 3,95%.

Sedangkan lima provinsi penyumbang kasus positif terbanyak adalah DKI Jakarta dengan 721 orang, Jawa Barat sebanyak 677 orang, Jawa Tengah yang melaporkan 461 kasus, serta Jawa Timur dan Banten yang sama-sama melaporkan 255 kasus baru.

Adapun provinsi penyumbang angka kematian secara harian terbanyak adalah Jawa Tengah dengan 13 orang, Jawa Timur dan Kepulauan Riau yang sama-sama melaporkan 12 pasien meninggal, DI Yogyakarta dengan 11 kematian, serta DKI Jakarta yang melaporkan 8 kematian.

Selain itu angka kesembuhan pasien juga bertambah 7.871 orang. Jumlah terbanyak berasal dari Jawa Barat dengan 1.690 orang serta DKI Jakarta yang melaporkan 1.316 orang telah negatif.

Tak hanya itu kasus aktif Covid-19 hari ini juga menurun 4.628 jadi 106.927. Selain itu ada pula 6.111 orang yang saat ini berstatus suspek virus corona.

Pemerintah akan melonggarkan pembatasan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran seiring kasus Covid-19 yang melandai. Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap, peningkatan kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat disertai dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Sri Mulyani optimistis, kegiatan masyarakat akan meningkat sejalan dengan kasus Covid-19 yang semakin terkendali. Ia menyebut Indonesia saat ini memasuki masa transisi dari pandemi menuju endemi yang memungkinkan aktivitas masyarakat lebih leluasa. 

"Masyarakat harus tetap disiplin menerapkan prokes agar tidak terjadi gelombang Covid-19 selanjutnya," ujar Sri Mulyani dalam  PPATK 3rd Legal Forum di Jakarta, Kamis (31/3).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...