Menag: Kuota Tambahan Jemaah Haji Indonesia Masuk Sistem dalam 2 Hari

Muhamad Fajar Riyandanu
8 November 2023, 20:07
Menag: Kuota Tambahan Jemaah Haji Indonesia Masuk Sistem dalam 2 Hari
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.
Ilustrasi ibadah haji. Umat Islam menghadap Ka'bah jelang shalat Subuh di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi.

Pemerintah tengah berupaya untuk merealisasikan komitmen Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk memberikan tambahan kuota haji kepada Indonesia sekitar 20.000 jemaah pada 2024. Kepasitan tambahan kuota haji tersebut kini tinggal menunggu waktu paling lama dua hari ke depan.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa pihaknya rutin menindaklanjuti janji Arab Saudi untuk menambah kuota haji jamaah Indonesia pada tahun depan. Dia menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap menjalin komunikasi dengan Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman alias Pangeran MBS untuk mengejar kepastian komitmen tersebut.

Advertisement

“Kuota haji insyaallah akan nambah, komunikasi kami dengan Kementerian Haji Arab Saudi terus berlanjut,” kata Yaqut di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (8/11).

Kementerian Agama juga telah melaksanakan focus group discussion (FGD) dengan Komisi VIII DPR untuk mengatur tambahan kuota haji sampai pelaksanaan teknis haji tahun depan. Yaqut mengatakan persiapan pelaksanaan haji 2024 harus dikerjakan sejak jauh hari mengingat kuota haji tahun depan lebih besar daripada tahun ini.  

Dengan komitmen tambahan 20.000 kuota haji pada tahun depan, maka proyeksi total jemaah haji asal Indonesia yang dapat terbang ke Mekkah menjadi 241 ribu jemaah. “Arab Saudi sedang melakukan proses memasukan tambahan kuota itu ke dalam sistem haji mereka, mungkin dalam wakrtu 1-2 hari sudah masuk ke dalam sistem,” ujar Yaqut.

 Sebelumnya,  Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memberikan tambahan kuota haji kepada Indonesia sekitar 20.000 jemaah pada 2024. Kepastian komitmen tersebut diperoleh usai Presiden Jokowi melaksanakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Arab Saudi Pangeran MBS. Pada pertemuan tersebut, Jokowi menceritakan antrean haji di Indonesia sudah mencapai waktu yang sangat panjang. Jemaah haji asal Indonesia yang mendaftar saat ini harus menunggu sekira 47 tahun untuk berangkat ke tanah suci Mekkah.

"Sehingga Indonesia membutuhkan tambahan kuota haji, dan alhamdulillah ditanggapi sangat positif. Kurang dari 12 jam komitmen tambahan kuota haji langsung diberikan," kata Jokowi saat memberikan keterangan pers usai menghadiri KTT ASEAN-GCC Riyadh, sebagaimana disiarkan oleh Youtube Sekretariat Presiden pada Jumat (20/10). 

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement