Megawati Sindir Kekuasaan Serupa Orde Baru, Ini Respons Istana

Muhamad Fajar Riyandanu
28 November 2023, 11:45
megawati, istana, orde baru
PDIP
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat pembekalan relawan Ganjar-Mahfud di JIExpo, Jakarta, Senin (27/11). Foto: PDIP

Istana buka suara soal pernyataan Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri yang menilai ada pihak tertentu yang ingin membangkitkan tradisi politik Orde Baru (Orba) saat ini. 

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, mengatakan Indonesia merupakan negara yang menjunjung nilai dan semangat demokrasi. Oleh sebab itu, semua orang bisa memberikan opininya.

Advertisement

"Indonesia itu negara demokrasi, semua orang bisa berpendapat dan membuat penilaian," kata Ari di Kantor Kementerian Sekretariat Negara pada Selasa (28/11). 

Ari mengatakan pemerintah terbuka dengan segala penilaian pihak tertentu terhadap kinerja pemerintah saat ini. "Saya kira itu cermin negara demokrasi," ujar Ari. 

Sebelumnya, amarah Megawati meledak saat menyinggung situasi politik terkini. Ketua Umum PDIP itu bahkan sempat menyebut adanya gejala kekuasaan saat ini serupa Orde Baru. 

Kemarahan tersebut ia sampaikan saat memberikan pembekalan kepada relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di JIExpo, Jakarta, Senin (27/11).  Megawati menyindir adanya pihak yang ingin memunculkan lagi Orde Baru. Ia meminta pihak-pihak tersebut agar insaf dan menghentikan manuvernya.

"Baru berkuasa, mau bertindak seperti Orde Baru," kata Megawati di JIExpo, Jakarta, Senin (27/11).

Megawati lantas menyinggung adanya pihak yang lupa atas perjuangan rakyat di masa lampau. Ia menyebut orang-orang tersebut terlalu betah berada di zona nyaman. 

"Cari duit dengan enak, pakai kekuasaan hanya untuk golongan dan kelompoknya saja," kata Mega. 

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement