Jokowi Tinjau Bencana Banjir di Demak, Cek Langsung Perbaikan Tanggul

Ringkasan
- Realisasi investasi hilirisasi mineral mencapai Rp 216,8 triliun pada 2023, mencakup investasi pada smelter nikel, tembaga, dan bauksit.
- Kementerian Investasi mendorong investasi yang adil melalui kolaborasi dengan pengusaha dan UMKM daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tambang.
- Realisasi hilirisasi pada sektor non-mineral, seperti migas, kendaraan listrik, pertanian, kehutanan, dan perikanan, berkontribusi pada total investasi hilirisasi sebesar Rp 375,4 triliun.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak ke Demak, Jawa Tengah untuk meninjau lokasi terdampak banjir. Jokowi berserta rombongan tiba di Pangkalan Udara Utama TNI AD Ahmad Yani, Kota Semarang pada Jumat (22/3), pagi sekira pukul 08.00 WIB.
Pada kunjungan kerja hari kali ini, Jokowi ingin memastikan perbaikan tanggul yang jebol tertangani dengan baik. Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan mengatakan Jokowi memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Kepala Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto agar bergerak cepat.
"Terutama dengan memprioritaskan perbaikan sejumlah tanggul yang jebol," kata Ari kepada wartawan pada Jumat (23/3).
Selain itu, Jokowi juga ingin memastikan pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak banjir berjalan dengan lancar di lapangan. "Mulai dari proses evakuasi, pendirian tenda darurat, distribusi logistik, dapur umum sampai dengan pelayanan kesehatan," ujar Ari.
Dalam kunjungan kerja ke Demak hari ini, Jokowi didampingi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi.
Mengutip Antara, musibah banjir itu menyebabkan 24.436 warga Kabupaten Demak masih harus mengungsi karena air setinggi 50 sentimeter masih menggenangi tempat tinggal mereka hingga Kamis (22/3), malam.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan puluhan ribu korban banjir masih mengungsi sembari menempati tenda-tenda darurat. Para korban juga menempati fasilitas umum yang dijadikan posko penampungan sementara.
Tenda darurat dan posko itu tersebar di 16 titik lokasi yang masing-masing ada di Kecamatan Karanganyar, Karang Tengah, Gajah, Wonosalam, Sayung, dan Kecamatan Demak.