Satgas Pembangunan Infrastruktur Sebut IKN Sudah Miliki Sumber Air

Image title
21 Juli 2024, 19:42
IKN
Antara/HO Biro SDM dan Humas OIKN
Salah satu infrastruktur air baku di Intake Sepaku, Nusantara.

Ringkasan

  • PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menyediakan 81 bengkel siaga dan 6 pos siaga di berbagai lokasi strategis di Indonesia selama musim mudik lebaran. Pos siaga menawarkan fasilitas seperti servis kendaraan, tempat istirahat, dan akses internet.
  • BRI Insurance bekerja sama dengan 113 bengkel mitra di seluruh Indonesia untuk menyediakan layanan klaim dan towing selama 24 jam. Layanan ini bertujuan memberikan rasa aman bagi para pemudik yang mengalami masalah dengan kendaraannya.
  • Bengkel siaga ADM tersebar di Sumatera, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah & DIY, Jawa Timur, Bali & Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Indonesia Timur. BRI Insurance juga menyediakan layanan customer care yang mudah diakses melalui berbagai saluran online.
! Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara atau IKN melaporkan, di sekitar ibu kota baru sudah ada sumber air baku yang siap dialirkan.

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H. Sumadilaga mengatakan, ada beberapa lokasi sumber air baku yang siap untuk dimanfaatkan. Sumber air yang dimaksud antara lain, di di Intake Sepaku dan di Bendungan Sepaku Semoi.

"Kapasitasnya secara teknis di Intake Sepaku 3.000 liter per detik, sementara Bendungan Sepaku Semoi mencapai 2.500 liter per detik,” kata Danis, dikutip dari Antara, Minggu (21/7).

Ia menjelaskan, untuk tahap pertama sumber air baku IKN akan digunakan berasal dari Intake Sepaku. Air dari sumber tersebut akan diproses melalui pengolahan air bersih di samping intake.

Intake Sungai Sepaku berbeda dengan pemasok air baku bagi IKN lainnya, karena pengambilan air dilakukan dengan dasar sungai ditinggikan kemudian air dialirkan menuju rumah pompa. Sebelum air masuk ke rumah pompa akan dibersihkan terlebih dahulu dari lumpur lalu dialirkan ke instalasi pengolahan air.

Air yang telah diproses tersebut, kemudian dialirkan melalui pipa sepanjang 16 km ke pusat pemerintahan. Setelah itu, didistribusikan ke setiap persil di tiap gedung yang menjadi air bersih untuk digunakan di IKN.

Intake atau pengambil air Sungai Sepaku  dibangun dengan konsep bendung gerak dan memiliki lebar bendung 117,2 meter dan tinggi bendung 2,3 meter.

Sementara, Bendungan Sepaku Semoi, baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 4 Juni 2024. Proyek yang telah dimulai pembangunannya sejak tahun 2020 tersebut berhasil diselesaikan pada tahun ini dengan biaya sebesar Rp 836 miliar.

Bendungan ini memiliki kapasitas tampung yang cukup besar, yaitu mencapai 16 juta meter kubik (m3) dengan luas genangan mencapai 322 hektare. Sumber air ini diharapkan dapat mengatasi kebutuhan akan air bersih tidak hanya untuk IKN, tetapi juga sebagian wilayah Kota Balikpapan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...