Istana Respons Demo Tolak Program Makan Bergizi Gratis di Papua

Ringkasan
- IHSG naik 0,36% ke level 7.311 pada sesi pertama perdagangan 28 Februari, didukung oleh menguatnya sembilan sektor, termasuk infrastruktur.
- Saham-saham milik Prajogo Pangestu mengalami kenaikan, dengan BREN naik 8,64%, CUAN naik 4,78%, dan BRPT naik 1,55%.
- Bursa saham Asia kompak melemah, kecuali Shanghai Composite yang tergelincir lebih dalam hingga 0,84%.

Istana Kepresidenan menanggapi adanya gerakan penolakan program makan bergizi gratis (MBG) di Papua Pegunungan. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengatakan demonstrasi penolakan MBG merupakan tindakan yang diperkenankan.
Meski demikian, Hasan meminta aksi tersebut tidak disertai kekerasan atau menghalangi hak orang lain yang ingin menerima manfaat program makan gratis.
“Berunjuk rasa dan menyampaikan pendapat silakan. Tapi jangan sampai melakukan kekerasan,” kata Hasan Nasbi di Istana Merdeka Jakarta pada Senin (17/2).
Hasan mengatakan, setiap orang berhak menolak untuk menerima MBG jika mereka merasa tidak membutuhkan. Menurutnya, penolakan tersebut seharusnya tidak sampai merugikan orang lain yang ingin menerima manfaat dari program tersebut.
“Kalau ada yang menolak MBG itu hak mereka, boleh tidak menerima. Tapi jangan sampai menghalangi hak saudara mereka mendapatkan makan bergizi gratis,” ujar Hasan.
Ia menilai apabila aksi penolakan tersebut bertujuan untuk menghentikan distribusi MBG, maka hal itu dianggap sebagai upaya menghalangi hak orang lain yang masih ingin menerima manfaat makan gratis.
“Kalau ada orang yang bilang mereka tidak perlu, mereka bisa sampaikan hal itu. Bisa bilang 'kami tidak usah dikasih'. Tidak apa-apa,” kata Hasan.
Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya mengimbau pelajar dan mahasiswa tidak melakukan demonstrasi penolakan program MBG di Wamena.
Hal ini menyusul ada sebuah seruan dari Solidaritas Pelajar West Papua untuk menggelar aksi demonstrasi menolak MBG di beberapa kota di tanah Papua, salah satunya di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Senin, (17/2).
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo melalui Kabag Ops AKP Soeparmanto di Wamena, mengatakan bahwa pihaknya tidak mengizinkan pelajar dan mahasiswa melaksanakan demo terkait Makan Bergizi Gratis.
“Kami sudah menyampaikan kepada para kepala sekolah untuk mengimbau para murid tidak ikut demo,” kata Soeparmanto, dikutip dari Antara, Senin (17/2).