Kementerian PKP Sebut KUR Perumahan Hanya Disalurkan untuk Konstruksi Rumah

Andi M. Arief
11 Juli 2025, 19:50
kur, perumahan, kontraktor
ANTARA FOTO/Andry Denisah/nz
Foto udara deretan unit rumah subsidi di Kecamatan Puuwatu, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (19/6/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menyatakan Kredit Usaha Rakyat atau KUR bidang perumahan akan digunakan dalam aktivitas konstruksi. Dengan demikian, KUR senilai Rp 130 triliun tidak digunakan membantu masyarakat membeli rumah secara langsung.

Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choiroel mengatakan KUR bidang perumahan akan disalurkan pada pihak yang memiliki kapasitas memproduksi rumah. Selain itu, dana murah tersebut juga dirancang membantu pemilik rumah merenovasi asetnya sebagai lokasi usaha.

"Desain aturan ini dalam pembasahan antara kami, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan pihak bank. Program ini pada akhirnya dapat menggerakkan perekonomian nasional," kata Didyk di kantornya, Jumat (11/7).

Didyk mengatakan, salah satu hal yang dibahas dalam penggodokan aturan KUR bidang perumahan adalah skema penyaluran. Menurutnya, pemangku kepentingan sedang mencari desain penyaluran kredit yang inovatif.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Maman Abdurrahman mengatakan plafon Kredit Usaha Rakyat tahun depan akan mencapai Rp 430 triliun. Sebesar Rp 130 triliun di antaranya merupakan KUR khusus bidang perumahan.

Maman mengatakan plafon KUR pada tahun ini mencapai Rp 300 triliun dengan target debitur UMKM baru sejumlah 2,34 juta unit. Sementara KUR Perumahan yang baru ditetapkan tahun ini bukan bagian dari KUR yang sudah ditetapkan sebelumnya.

"Respons pengusaha UMKM yang bergerak di sektor perumahan luar biasa positif terhadap kebijakan tersebut," kata Maman di kantornya, Jumat (11/7).

Maman menyatakan penyaluran KUR bidang perumahan menjadi tanggung jawab Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. KUR bidang perumahan merupakan bagian dari program 3 juta rumah.

"Kami akan tetap melakukan pembinaan, pendataan, dan pelatihan pada UMKM di bidang perumahan dalam mendukung program 3 juta rumah per tahun," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menargetkan program Kredit Usaha Rakyat atau KUR perumahan akan rampung bulan ini. Mekanisme pemanfaatan KUR bidang perumahan akan tercantum dalam aturan berbentuk peraturan menteri.

Maruarar mengatakan, pemanfaatan KUR untuk industri perumahan telah disetujui oleh Kemenko Perekonomian dan Kementerian Keuangan.

"Adanya dukungan pembiayaan dari Danantara sebesar Rp 130 triliun menjadi angin segar bagi ekosistem perumahan untuk terus bekerja keras dan bersinergi membangun rumah yang layak, terjangkau, dan berkualitas," kata Maruarar dalam keterangan resmi, Kamis (3/7).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...