Dinkes Jakarta Siagakan Ambulans dan Petugas di Lokasi Demonstrasi

Desy Setyowati
30 Agustus 2025, 18:10
dinkes jakarta siagakan ambulans di lokasi demo,
Katadata/Fauza Syahputra
Seorang mahasiswa terjatuh saat berunjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Dinas Kesehatan atau Dinkes DKI Jakarta menyiagakan fasilitas kesehatan alias faskes serta ambulans dan petugas kesehatan ke beberapa titik di sekitar lokasi demonstrasi.

“Kami sudah melayani setidaknya 341 pasien,” kata Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati, di Jakarta, pada Sabtu (30/9). Sebanyak 200 di antaranya sudah didiagnosa dan 141 sudah berada di rumah sakit.

“Kami juga merujuk pasien-pasien itu ke sejumlah faskes di Jakarta, baik RS pemerintah maupun swasta,” Ani menambahkan.

Rincian rujukan korban unjuk rasa sebagai berikut:

  • RS Pusat Pertamina: 13 kasus rujukan (2 rawat)
  • RS Pelni: 23 kasus rujukan (4 rawat)
  • RSKD Duren Sawit: 2 kasus rujukan
  • RS Bhakti Mulia: 26 kasus rujukan (1 rawat)
  • RS Eka Permata Hijau: 1 kasus rujukan
  • RS Budi Kemuliaan: 4 kasus rujukan
  • RS AL Mintohardjo: 57 kasus rujukan (3 rawat)
  • RS POLRI: 57 rujukan (57 rawat)
  • RSUD Johar Baru: 2 rujukan
  • RSCM: 1 kasus rujukan
  • RSUD Tarakan: 5 kasus rujukan (1 rawat)
  • RS Patria IKKT: 1 kasus rujukan
  • RS Kramat 128: 143 kasus rujukan
  • RSPAD Gatot Soebroto: 3 kasus rujukan (1 rawat)
  • RSU Hermina Jatinegara: 9 kasus rujukan (1 rawat)
  • RS Islam Jakarta Cempaka Putih: 2 rujukan (2 rawat)
  • RS Islam Pondok Kopi: 1 rujukan
  • RSUD Kemayoran: 2 rujukan

Sebanyak 29 ambulans mobil dan satu ambulans motor, delapan dokter, 60 perawat, serta delapan pengemudi ambulans disiagakan selama unjuk rasa pada Jumat (29/9) malam.

Tim ambulans ditempatkan di lokasi aman untuk memudahkan evakuasi. Ia juga menyiapkan unit ambulans cadangan terdekat apabila dibutuhkan penambahan personel di lokasi unjuk rasa.

Selain itu, sebanyak 44 puskesmas bersiaga 24 jam dan 31 RSUD siap menerima rujukan korban unjuk rasa.

“Kemarin sore, kami juga sempat membuka layanan darurat lapangan untuk melakukan pertolongan pertama pada korban. Kami akan terus berupaya memberikan pertolongan pertama dan memberikan rujukan medis bagi korban terdampak unjuk rasa. Petugas kesehatan di seluruh faskes siap melayani dengan optimal,” ujar Ani.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga Jakarta. Apabila menemukan situasi darurat, butuh penanganan cepat, atau ingin menyampaikan laporan, bisa segera menghubungi 112 atau aplikasi JAKI.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...