Istana Godok Pembentukan Tim Reformasi Polri, Nama Mahfud Berpotensi Masuk
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan saat ini Istana Kepresidenan tengah menggodok rencana pembentukan tim reformasi Polri. Tim reformasi ini berbeda dengan tim transformasi reformasi Polri yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Prasetyo mengatakan, tim reformasi yang dibuat pemerintah ini kemungkinan diisi oleh sembilan orang. “Mungkin kurang lebih sekitar sembilan (pengisi tim reformasi),” kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9).
Prasetyo mengatakan, tim ini berbeda dengan yang dibentuk Listyo Sigit untuk internal Polri. “Iya kan semangatnya sebenarnya sama ya,” kata dia.
Prasetyo juga mengatakan, kemungkinan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD masuk dalam struktur. Selain itu juga akan terdapat mantan Kapolri yang belum disebutkan namanya.
“(Mahfud) insyallah, insyaallah,” kata dia.
Di sisi lain, Mahfud dalam siniar yang diunggah di kanal YouTube Mahfud MD menyatakan kesediannya bergabung dengan tim reformasi yang tengah digodok pemerintah. Ia pun mengaku telah menyampaikan kesediannya itu pada Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, saat menemuinya pada Selasa (16/9).
“Saya hanya menyampaikan konfirmasi satu hal bahwa saya menyetujui seluruh rencana Pak Prabowo untuk reformasi dan saya bisa ikut membantu dalam tim reformasi Polri,” kata Mahfud.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengatakan dapat membantu Prabowo terkait rencana mereformasi Polri sebagai betuk kontribusi terhadap negara.
“Saya punya beberapa catatan penting kalau mau reformasi Polri sungguh-sungguh,” kata Mahfud.

