Menhub Buka Kans Tambah Frekuensi KRL Rangkasbitung-Tanah Abang

Andi M. Arief
30 September 2025, 21:48
krl, commuter, rangkasbitung
ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/rwa.
Penumpang berjalan menuju peron di Stasiun Rangkasbitung Ultimate, Lebak, Banten, Rabu (18/6/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Perhubungan, Dudy Purwaghandi berencana memperkuat sinyal dalam perjalanan kereta commuter rute atau KRL Rangkasbitung-Tanah Abang dalam waktu dekat. Langkah tersebut untuk mempersingkat waktu tunggu kereta commuter pada rute tersebut dari saat ini sekitar 10 menit menjadi 4 menit.

Penguatan sinyal tersebut akan menggunakan dana bantuan dari pemerintah Jepang. Namun Dudy belum mengumumkan biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan tersebut.

"Namun kalau penguatan sinyal dalam perjalanan kereta commuter rute Rangkasbitung-Tanah Abang bisa dilakukan, jumlah masyarakat yang dilayani dalam rute tersebut bisa lebih banyak," kata Dudy di Jakarta Pusat, Selasa (30/9).

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono menghitung kapasitas angkut kereta commuter rute Rangkasbitung-Tanah Abang kini mencapai 200.000 orang per hari. Menurutnya, penambahan frekuensi pasca penguatan sinyal dapat dilakukan karena kapasitas terpasang telah digunakan secara penuh.

Allan menjelaskan, penambahan frekuensi perjalanan kereta commuter Rangkasbitung-Tanah Abang saat ini tertahan oleh lemahnya sinyal yang mengatur perjalanan rute tersebut. Sinyal diperlukan agar masinis dapat mengatur kecepatan kereta hingga berhenti.

"Operator kereta commuter dalam rute Rangkasbitung-Tanah Abang saat ini kadang was-was karena energi yang dibutuhkan untuk menyediakan sinyal dalam rute tersebut cukup besar," kata Allan.


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...