Menteri Lingkungan Hidup Respons Desakan Mundur Buntut Banjir Sumatra

Ade Rosman
3 Desember 2025, 15:31
banjir, sumatra, hanif faisol
ANTARA FOTO/Dhemas Reviy
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kanan) didampingi Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono (kiri) menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menjawab desakan dirinya untuk mundur atau diganti buntut bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatra.

Ia mengatakan, permasalahan yang mengakibatkan bencana alam ini terjadi telah ada sebelum ia menjabat.  “Ini kan permasalahan jangka lama ya, tidak terjadi di saat ini saja,” kata Hanif di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/12). 

Meski begitu, ia enggan dianggap menyalahkan menteri sebelumnya. Hanif mengatakan, saat ini pemerintah fokus untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas alam karena hal itu merupakan salah satu yang krusial. 

Atas dasar itu, ia meminta dukungan masyarakat untuk bekerja sepenuh tenaga mengatasi bencana yang terjadi.  “Saya akan berserah sepenuh tenaga untuk melaksanakan ini. Tentu sekali lagi kami mohon izin dukungan kita semua,” kata Hanif. 

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Rabu (3/12) pagi, jumlah korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat bertambah menjadi 753 orang.

Dampak banjir bandang di Gayo Lues Aceh
Dampak banjir bandang di Gayo Lues Aceh (ANTARA FOTO/Taufik Hidayat/Lmo/tom. *** Local Caption ***)

Adapun, jumlah korban hilang di tiga provinsi ini mencapai 650 orang. Akumulasi sementara, masyarakat yang terdampak akibat bencana ini lebih dari 3,3 juta jiwa yang berasal dari tiga provinsi tersebut. 

Di media sosial, muncul desakan untuk menteri terkait mundur, dalam hal ini Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. 

Desakan ini muncul karena bencana ini diperkirakan muncul karena penggundulan hutan yang terjadi di tiga provinsi tersebut, hal ini diperkuat dengan ikut hanyutnya kayu gelondongan dalam bencana tersebut. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...