Di Hadapan Prabowo, Kadin Laporkan Ikut Bangun 866 Dapur MBG
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah membangun lebih dari 800 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia. Dari jumlah itu ratusan di antaranya berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengatakan, pembangunan dapur MBG itu merupakan bagian dari sejumlah program quick wins dengan dampak ekonomi. Selain dapur MBG, program lainnya adalah Satgas Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).
“Yang pertama adalah Satgas MBG Gotong Royong. Pada hari ini KADIN sudah berkontribusi di 866 dapur, dan 128 di antaranya berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar),” ujar Anindya saat pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pengurus Kadin Pusat dan Daerah Seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7).
Anindya juga menjelaskan alasan Kadin membuat Satgas Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Anindya menilai sektor kesehatan memiliki potensi besar dalam menciptakan efek berganda bagi perekonomian nasional.
“Setiap Rp1 yang dikeluarkan di sektor kesehatan dapat menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp 2 hingga Rp 3,” katanya.
Program berikutnya yang menjadi fokus adalah peningkatan kapasitas pekerja migran Indonesia. Anindya Kadin membidik sekitar 208.000 pekerja migran melalui sertifikasi dan pelatihan agar memiliki kompetensi lebih tinggi.
Tak hanya itu, Kadin juga membuat program renovasi rumah tidak layak huni. Ini merupakan dukungan organisasi tersebut terhadap program pemerintah yakni tiga juta rumah.
