Kerusuhan dan Penjarahan Meluas di Prancis, KBRI Imbau WNI Waspada

Agustiyanti
18 Oktober 2026, 18:30
demonstrasi, aksi demo, paris, prancis
REUTERS/Jack Taylor
Aksi penjarahan terjadi di Paris, Prancis di tengah gelombang demonstrasi di negara tersebut.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, Prancis, mengimbau warga negara Indonesia (WNI) meningkatkan kewaspadaan menyusul aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan dan penjarahan di sejumlah wilayah negara tersebut.

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah kerja KBRI Paris, terutama setelah gelombang demonstrasi besar pada Sabtu (17/10).

“KBRI Paris telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI di wilayah kerja agar senantiasa berhati-hati dan mencermati perkembangan situasi keamanan,” kata Heni dalam keterangan tertulis, seperti dikutip dari Antara.

Heni memastikan tidak ada WNI yang terlibat dalam aksi demonstrasi tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa aksi unjuk rasa berdampak pada aktivitas sehari-hari, termasuk perubahan jadwal sekolah, operasional transportasi umum, dan kemacetan lalu lintas.

KBRI Paris mengimbau WNI untuk terus memantau informasi resmi dari otoritas setempat dan menghindari kerumunan demonstrasi. WNI juga diminta menyesuaikan rencana perjalanan apabila terjadi penutupan jalan atau pengalihan rute.

Ia menambahkan, KBRI Paris akan terus memantau perkembangan situasi keamanan setelah demonstrasi serta menjaga komunikasi dengan seluruh WNI di wilayah kerjanya.

Dalam kondisi darurat, WNI di wilayah akreditasi KBRI Paris dapat menghubungi hotline KBRI di nomor +33-6-21 12-2109.

Demonstrasi Berujung Penjarahan di Sejumlah Kota

Aksi protes besar-besaran yang melibatkan siswa sekolah menengah atas (SMA) di berbagai kota di Prancis telah berlangsung sejak pertengahan September. Para siswa menuntut tambahan anggaran pendidikan serta perbaikan kondisi belajar, jumlah tenaga pengajar, dan mekanisme seleksi masuk universitas.

Dalam aksinya, para siswa memblokade sejumlah sekolah dan universitas. Di beberapa lokasi, demonstrasi berkembang menjadi kerusuhan hingga penjarahan.

Pada Sabtu (17/10), penjarahan terjadi di sejumlah wilayah Prancis. Para pelaku membobol berbagai toko, mulai dari gerai merek mewah hingga toko roti.

Mengutip AFP, kaca depan sebuah toko produk perawatan kulit di Paris hancur. Para penjarah melemparkan produk kecantikan kepada puluhan orang yang berkumpul di luar toko. Mereka juga melemparkan telepon seluler ke arah kerumunan setelah membobol sebuah toko telekomunikasi.

Monumen utama di Place de la République dipenuhi coretan grafiti. Batu-batu trotoar di sekitarnya dicongkel, sementara sebuah bar bernama La Barrique terbakar.

Sejumlah pemuda juga membobol supermarket di dekat lokasi tersebut dan mengambil botol minuman beralkohol serta kaleng minuman untuk dilemparkan ke arah polisi.

Di Marseille, kota terbesar kedua di Prancis, para pengunjuk rasa merusak puluhan toko. Sasaran perusakan mencakup gerai merek mewah Hermès serta toko perhiasan, pakaian, kosmetik, peralatan rumah tangga, dan roti. Petugas pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk memadamkan api di sebuah toko sepatu.

Sementara itu, di Lille, Prancis utara, sejumlah toko dirusak. Wali Kota Lille Arnaud Deslandes mengatakan para penjarah secara khusus membobol Apple Store di pusat kota.

Penjarahan juga terjadi di Nice, Prancis selatan. Sejumlah toko menjadi sasaran, termasuk gerai pakaian olahraga dan dealer sepeda motor.

Gelombang demonstrasi tersebut juga berkembang menjadi protes terhadap tingginya biaya hidup. Daya beli masyarakat Prancis dilaporkan merosot sejak 2024. Tekanan ekonomi semakin meningkat setelah harga bahan bakar melonjak tajam menyusul pecahnya perang antara Amerika Serikat dan Iran pada awal tahun ini.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...