Profil Eks Kapolri Listyo Sigit, Mantan Ajudan Jokowi Jadi Tersangka Penyadapan

Mela Syaharani
4 November 2026, 11:19
Mantan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym.
Mantan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Polri menetapkan sejumlah jenderal sebagai tersangka penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto, pejabat negara, hingga media massa. Salah satunya adalah Kepala Staf Presiden Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo.

Sedangkan dua lainnya adalah Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso. Adapun, satu orang lainnya, inisial SU saat ini masih menjalani pemeriksaan.

"Penyidik tetapkan tiga tersangka berinisial LSP, ASN, dan EH," kata Kabareskrim Komjen Pol. Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (3/11).

Asep mengatakan tiga tersangka saat ini ditahan di rutan Mabes Polri. Penetapan tersangka juga dilakukan usai memeriksa 10 saksi dan mendatangkan tiga saksi ahli.

Profil Listyo Sigit

Listyo Sigit merupakan Kepala Staf Kepresidenan RI yang dilantik Prabowo pada 1 Oktober 2026, atau satu bulan sebelum dijadikan tersangka penyadapan.

Nama Listyo erat kaitannya dengan kepolisian, sebab dia merupakan mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang dilantik pada 27 Januari 2021 hingga 1 Oktober 2026. Ia menjadi Kapolri ke-25, sekaligus yang pertama berasal dari satuan reserse kriminal murni.

Listyo Sigit lahir di Ambon, Maluku, pada 5 Mei 1969. Perjalanan kariernya di kepolisian dimulai setelah ia menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian pada 1991.

Sebelum menjabat sebagai Kapolri, Listyo Sigit telah menduduki sejumlah posisi strategis di kepolisian. Ia mengawali kiprah dengan menjadi Kapolres Pati pada 2009.

Setahun kemudian, ia dimutasi ke Sukoharjo untuk menjabat sebagai Kapolres di wilayah tersebut, sebelum akhirnya dipindahkan ke Semarang sebagai Wakapolrestabes pada tahun yang sama.

Pada 2011, Listyo Sigit kembali diberi kepercayaan untuk menjabat sebagai Kapolres, kali ini di Surakarta. Tidak lama berselang, ia ditugaskan ke Bareskrim Polri sebagai Kasubdit II Dittipidum pada 2012.

Kariernya terus menanjak ketika ia ditunjuk sebagai Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara pada 2013. Setahun berselang, Listyo ditugaskan menjadi Ajudan Presiden RI ketujuh, Joko Widodo. Dua tahun kemudian, ia diangkat menjadi Kapolda Banten, menandai babak baru dalam karier kepemimpinannya.

Karier Listyo Sigit Prabowo semakin cemerlang ketika ia meraih pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) pada 2018. Saat itu, ia ditunjuk sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, posisi strategis yang bertugas menjaga kedisiplinan serta integritas anggota Polri. Sepak Terjangnya di posisi tersebut membuatnya mendapat kepercayaan lebih besar.

Hanya dalam waktu satu tahun, pada 2019, ia dinaikkan pangkatnya menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) dan menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. Jabatan ini memberinya tanggung jawab besar dalam menangani berbagai kasus besar di tingkat nasional, mengukuhkan reputasinya sebagai perwira tinggi yang kompeten dan berprestasi.

Karier Listyo Sigit Prabowo mencapai puncaknya pada 2021, ketika Presiden Joko Widodo secara resmi melantiknya sebagai Kapolri. Ia menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis yang sebelumnya menduduki kursi tersebut. Penunjukan ini menandai tonggak penting dalam perjalanan panjang pengabdiannya di kepolisian.

Tak hanya berkarir di kepolisian, dia juga melanjutkan pendidikannya hingga jenjang magister dengan mengambil Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia. Di luar hal di atas, Listyo juga memiliki penghargaan Bintang Bhayangkara Utama dan Bintang Jalasena Utama.

Listyo Sigit Prabowo tercatat sebagai Kapolri kedua dalam sejarah yang beragama Kristen Protestan, mengikuti jejak Widodo Budidarmo yang menjabat pada periode 1974-1978. Ia juga menjadi Kapolri termuda kedua saat dilantik pada usia 51 tahun.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...