Harga Cabai di Jakarta Naik Lagi meski Pasokan Normal

Harga cabai rawit merah dan merah keriting naik di pasar tradisional di Jakarta. Pedagang mencatat, pasokan dari pasar induk normal.
Nadya Zahira
18 November 2022, 19:52
harga cabai, jakarta
ANTARA FOTO/Andri Saputra/YU/tom.
Pedagang merapikan dagangannya di Pasar Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa, (8/11/2022).

Harga cabai rawit merah dan merah keriting terpantau kembali naik di pasar tradisional selama dua hari terakhir. Padahal pasokan dari pasar induk normal.

Berdasarkan penelusuran Katadata.co.id di Pasar Tradisional Pondok Labu, Jakarta Selatan, harga cabai rawit merah Rp 45 ribu per kilogram (kg). Harganya naik dibandingkan sebelumnya Rp 43 ribu per kg.

“Kenaikannya baru-baru ini. Dua hari," ujar salah satu pedagang di Pasar Pondok Labu Kamsoh kepada Katadata.co.id, Jumat (18/11).

Sedangkan harga cabai merah keriting Rp 40 ribu per kg, naik dari Rp 38.000 per kg.

Advertisement

Kamsoh tidak tahu penyebab kenaikan harga cabai. Namun sepengetahuannya, pasokan dari pasar induk ke Pasar Pondok Labu normal.

Ia menduga, harga cabai rawit merah dan merah keriting naik karena imbas kenaikan harga BBM alias bahan bakar minyak pada awal September.

Sedangkan harga cabai rawit hijau stabil di kisaran Rp 35 ribu per kg. “Belum ada kenaikan,” tambah Kamsoh.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Nasional yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, rata-rata harga cabai rawit merah nasional Rp 46.300 per kg. Sedangkan khusus di DKI Jakarta Rp 43.350 per kg.

Harga cabai rawit merah tertinggi yakni di Maluku, Rp 101.900 per kg. Yang terendah yaitu di Nusa Tenggara Barat Rp 24.800 per kg.

Sedangkan harga rata-rata cabai merah keriting nasional Rp 36.000 per kg. Paling tinggi di Papua yakni Rp 58.650 per kg, dan terendah di Sulawesi Utara Rp 16.250 per kg.

Rata-rata harga cabai rawit hijau secara nasional Rp 37.750 per kg. Khusus di Jakarta Rp 33.350 per kg.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produksi cabai rawit di Indonesia 1,51 juta ton pada 2020. Jumlahnya meningkat 9,76% dibandingkan 2019 1,37 juta ton.

Reporter: Nadya Zahira
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait