Para petani memproyeksikan harga cabai berpotensi menembus Rp 70.000 per kilogram pada kuartal ketiga tahun ini akibat El Nino yang diprediksi berlanjut hingga Agustus.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong kerja sama antar-daerah untuk menekan harga cabai. Saat ini daerah harga cabai di daerah yang defisit mencapai Rp 80 ribu per kilogram.
CCI menyebut kenaikan harga cabai yang terjadi selama sepakan terakhir karena efek Pemilu 2024. Banyak petani cabai rawit merah yang aktif menjadi panitia di tempat pemungutan suara (TPS) Pemilu 2024.
Bapanas mendata, harga cabai merah keriting turun setelah sempat mencapai puncaknya pada 15 Desember 2023 senilai Rp 73.440 menjadi Rp 53.130 hari ini, Jumat (5/1).
Kekurangan produksi yang diproyeksi terjadi hingga pertengahan Januari 2024 akan menjadi penyebab harga cabai terus naik hingga Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.