Perusahaan Cina Ingin Apple Setop Produksi iPhone

Perusahaan Cina Xiao-i Robot berupaya menghentikan Apple memproduksi iPhone di Tiongkok. Ini dilakukan seminggu menjelang peluncuran iPhone 13.
Desy Setyowati
10 September 2021, 14:45
cina, apple, iphone, iPhone 13
Instagran/@theapplehub
Ilustrasi iPhone 12

Perusahaan Cina Xiao-i Robot atau yang dikenal sebagai Shanghai Zhizhen Network Technology berupaya menghentikan Apple memproduksi iPhone di Tiongkok. Ini dilakukan seminggu menjelang peluncuran iPhone 13.

Pertarungan antara perusahaan Cina dan Amerika Serikat (AS) bukan terkait paten perangkat keras (hardware). “Xiao-i mengklaim bahwa Apple menyalin beberapa teknologi asisten suara Siri dan melanggar paten robot obrolan,” demikian kata Shanghai Zhizhen Network Technology dikutip dari India Times, Kamis (9/9).

Tahun lalu, perusahaan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) itu menggugat Apple US$ 1,4 miliar. Xiao-i mengklaim Apple melanggar paten atas asisten virtual yang mirip dengan Siri‌.

Saat itu, perusahaan Cina tersebut meminta Apple untuk berhenti memproduksi semua produk yang melanggar patennya. Ini artinya, mencakup semua gawai yang disematkan Siri.

Advertisement

Kini, Xiao-i Robot kembali mengajukan gugatan ke pengadilan di Shanghai. “Meminta pengadilan melarang pembuatan, penjualan, dan ekspor iPhone yang mengandung Siri, yang melanggar patennya,” kata perusahaan Cina itu, dikutip dari MacRumors.

Kepala eksekutif Xiao-i Robot Yuan Hui mengatakan, Apple tidak menghormati kekayaan intelektual. "Apple harus segera menghentikan pelanggaran, menghapus dan menghentikan penjualan produk terkait," kata Yuan.

Jika pengadilan mengabulkan perintah Xiao-i-Robot, itu dapat berdampak signifikan terhadap rantai pasokan Apple. Meskipun keputusan tidak mungkin secara langsung memengaruhi peluncuran iPhone 13‌ bulan ini, itu dapat memengaruhi penjualan ke depan.

Apple, dalam pernyataan kepada South China Morning Post (SCMP) menegaskan kembali bahwa Siri‌ tidak berisi fitur yang termasuk dalam paten Xiao-i-Robot. “Penilai bersertifikat di Cina telah menyimpulkan bahwa Apple tidak melanggar paten Xiao-i Robot,” kata perusahaan.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait