Warga Korea Selatan Tak Bisa Kirim Pesan 5 Hari, CEO KakaoTalk Mundur

Desy Setyowati
19 Oktober 2022, 14:39
KakaoTalk, korea selatan, kakao corp
Kakao Corp
KakaoTalk

Warga Korea Selatan tak bisa berkirim pesan selama lima hari terakhir, karena aplikasi KakaoTalk mengalami gangguan. Co-CEO Kakao Corp Namkoong Whon pun mengundurkan diri hari ini (19/10).

Padahal, Namkoong Whon baru menjabat tujuh bulan. Ia meninggalkan co-CEO Hong Euntaek, yang ditunjuk pada Juli.

KakaoTalk eror sejak Sabtu (15/10), karena pusat data di dekat Seoul terbakar. Hal ini membuat operasional di 32 ribu atau sekitar 30% dari total server milik Kakao terputus.

Hal itu membuat puluhan juta orang di Korea Selatan tidak bisa mengakses layanan kirim pesan ataupun panggilan.  KakaoTalk yang hadir sejak 2010, memiliki lebih dari 47 juta akun aktif di Korea Selatan.

KakaoTalk pun menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan di negara berpenduduk 51,6 juta itu. “Kami tidak mengantisipasi eror total di seluruh pusat data," kata Hong Euntaek dikutip dari Reuters, Rabu (19/10).

Hong menyampaikan bahwa perusahaan akan menggenjot investasi untuk memastikan kesinambungan di pusat data. “Kami akan meningkatkan investasi infrastruktur sehingga dapat bersiap jika ada eror pada satu atau dua pusat data,” tambah dia.

Sebagian besar sistemnya dipulihkan pada hari ini (19/10, tetapi fungsi lain masih eror. Alhasil, layanan mulai dari pembayaran hingga pemesanan taksi dan makanan di restoran masih terganggu.

Selain itu, Hong menegaskan bahwa tidak ada pengguna yang hilang akibat kebakaran pada pusat data tersebut. Sebab, perusahaan sudah melakukan pencadangan.

“Kakao Corp menjadi layanan publik yang digunakan sebagian besar masyarakat. Kami mengabaikan tanggung jawab yang menyertai status kami," kata Hong.

Dia mencatat sementara tidak ada kehilangan data karena rencana cadangan, alat pemrogram belum dicadangkan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...