Digital Realty Bersama akan Ekspansi, Sediakan Pusat Data Berkapasitas 63 MW

Rahayu Subekti
22 April 2026, 16:25
Digital Realty, pusat data, data center
UPT TI PPDIKTI
Ilustrasi pusat data atau data center.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Digital Realty Bersama siap melakukan ekspansi kapasitas pusat data atau data center yang saat ini sudah dimilikinya. Saat ini perusahaan joint venture itu memiliki dua lokasi pusat data yang ada di Jakarta Barat yakni CGK10 dan di Jakarta Pusat yaitu CGK11.

Director of Business and Commercial Digital Reality Bersama, A. Yudha Permana, mengatakan saat ini pusat data di Jakarta Barat dengan total kapasitas 1,4 megawatt (MW) sudah terisi 95%. Sementara itu, pusat data di Jakarta Pusat dengan total kapasitas 5 MW sudah terisi 60%.

“Jadi karena sudah menyentuh angka 60%, maka kami berencana untuk ekspansi dan menambah kapasitas yang nanti akan ada dibangun sebelah CGK11,” kata Yudha saat ditemui di Gedung Pusat Data CGK11, Rabu (22/4).

Yudha memastikan Commercial Digital Reality Bersama sudah menyiapkan lahan untuk ekspansi tersebut. Dalam ekspansi ini, perusahaan menargetkan ada tambahan kapasitas pusat data sebesar 27 MW.

Ekspansi kapasitas di CGK11 itu akan dilakukan pada tahun ini. Perusahaan memprediksi pembangunan pusat data akan memakan waktu satu setengah tahun hingga dua tahun.

Dengan ekspansi tersebut Yudha mengatakan total kapasitas yang bisa disediakan Digital Reality Bersama bisa menyentuh sekitar 63 MW dari sisi beban teknologi informasi. “Ini dengan kapasitas rak 9 ribu dan total area di 20 ribu meter persegi,” ujarnya.

Platform ServiceFabric

Yudha menambahkan, Digital Realty Bersama akan meluncurkan ServiceFabric yang merupakan solusi interkoneksi generasi terbaru pada semester II 2026. Melalui peluncuran ini, fokus perusahaan adalah memastikan setiap inovasi yang dihadirkan berpijak pada nilai-nilai keamanan.

“Kami sangat antusias untuk dapat segera meluncurkan ServiceFabric di Indonesia. Platform terbuka ini mendorong ekosistem yang kolaboratif dan terhubung dengan baik yang menjadi kunci dalam mendukung kebutuhan kecerdasan buatan atau AI dan komputasi berkinerja tinggi,” kata Yudha.

Dengan ServiceFabric, Yudha mengatakan pelanggan dapat mengelola konektivitas secara mandiri. Selain itu juga menghubungkan infrastruktur lokal ke hub internasional dalam hitungan menit, serta memperoleh fleksibilitas interkoneksi untuk mempercepat transformasi digital, tanpa mengorbankan standar keamanan yang telah ada. 

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...